Sudah 10 Jam Meninggal, Pasien Covid-19 di Belu Belum Dikubur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sudah 10 Jam Meninggal, Pasien Covid-19 di Belu Belum Dikubur


RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua saat diabadikan Rabu (13/1). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sudah 10 Jam Meninggal, Pasien Covid-19 di Belu Belum Dikubur


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Salah satu pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek Atambua, meninggal dunia Selasa (12/1) sekira pukul 23.00 wita malam.

Ironisnya hingga pukul 09.00 wita pagi tadi (13/1), jasad pasien masih disemayamkan di ruang jenasah RSUD Atambua. Jenazah sudah lebih dari 10 jam belum disemayamkan. Belum diketahui apa penyebab jasad pasien itu belum dimakamkan.

Dari informasi yang diperoleh dari internal RSUD Gabriel Manek, pasien yang meninggal atas nama Elisabet Olo, wanita berusia 38 tahun. Selama ini, pasien tersebut dirawat di ruang isolasi bersama pasien Covid-19 lainnya, tetapi karena kondisinya memburuk sehingga meninggal dunia.

Petugas medis ini menuturkan lokasi pemakaman sesuai petunjuk pemerintah terpusat di tempat pemakaman umum Masmae, Kecamatan Tasifeto Barat. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan gugus tugas yang untuk persiapan liang kubur. Tetapi sejak malam handphone petugas semua non aktif. Jenazah sudah lebih dari 10 jam padahal syaratnya seseorang pasien meninggal tidak boleh lebih dari 4 jam.

BACA JUGA: Belu Berduka, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Ini Lokasi Pemakamannya

“Kami telepon dari tadi malam tapi hp semua petugas yang gali kubur non aktif. Ini barusan terhubung katanya ekskavator rusak sehingga gali manual,” tandas petugas yang meminta namanya tak dipublish.

Sementara Direktur RSDU Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, dr. Batsheba Elena Corputty saat di hubungi Rabu (13/1) enggan berkomentar banyak. Melalui balasan pesan whatsapp, dr. Batsheba mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi. Dan informasi Covid-19 keluar satu pintu hanya melalui gugus tugas. “Masih koordinasi…maaf info Covid lewat gugus tugas,” tandasnya.

Sementara Penjabat Sekda Belu, Frans Manafe saat dihubungi belum merespon, baik panggilan telepon maupun pesan WhatsApp sudah terbaca.

Cuma tahu, pasien yang meninggal merupakan pasien kedua. Sebelumnya satu pasien covid meninggal Jumat (8/1) malam. Kini bertambah lagi 1 orang. Kedua pasien pasien tersebut meninggal saat dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Gabriel Manek Atambua. Kondisi pasien memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top