Diduga Selewengkan BLT Tahap III, BPD Birunatun Adukan Kades ke Kejari TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Diduga Selewengkan BLT Tahap III, BPD Birunatun Adukan Kades ke Kejari TTU


Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C. M. Foeh, SH. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Diduga Selewengkan BLT Tahap III, BPD Birunatun Adukan Kades ke Kejari TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Oknum Kepala Desa (Kades) Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, Martinus Tobu diadukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat setempat, Kamis (14/1).

Oknum Kades tersebut diadukan lantaran diduga kuat selewengkan Dana Desa terkait dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap III. Dana dari bulan Oktober, November, dan Desember itu sudah dicairkan, namun belum direalisasikan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Gregorius Bouk, anggota BPD Birunatun, kepada Timor Express, Kamis (14/1) mengatakan, kedatangan pihaknya bersama masyarakat ke Kejari TTU guna mengadukan oknum Kades yang diduga kuat selewengkan Dana BLT Tahap III Tahun Anggaran 2020.

Tak cuma mengadukan pengelolaan BLT dana desa. Gregorius dan sejumlah warga juga mengadukan Kades terkait sejumlah kegiatan fisik yang tak kunjung rampung dikerjakan. Bahkan, kondisi fisik kegiatan yang dibiayai melalui Dana Desa sebagian besar terbangkalai dan tak terurus.

“Tujuan laporan tersebut karena tidak ada realisasi BLT DD tahap III dan kegiatan fisik tahun 2018 yaitu 174 meteran listrik yang tidak terpasang sama sekali. Program fisik pada 2019 yaitu 10 unit rumah layak huni dan 20 WC sehat, itu pun baru dua rumah yang diatap. Sedangkan delapan rumah lainnya belum. Selanjutnya program fisik pada 2020 yaitu 10 buah rumah layak huni serta 15 WC itu tidak satupun yang dibangun,” beber Gregorius.

Gregorius menambahkan, laporan yang disampaikan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil temuan BPD yang sudah memberikan rekomendasi kepada Kades untuk diperhatikan namun tidak diindahkan.

BACA JUGA: Polres TTU Limpahkan 3 Berkas Perkara Korupsi Dana Desa Tautpah ke JPU

Karena itu, Gregorius bersama masyarakat Desa Birunatun mengharapkan adanya tindak lanjut dari pihak Kejaksaan atas laporan tersebut sehingga dapat mengamankan kerugian negara yang timbul dari terbangkalainya sejumlah kegiatan yang dibiayai melalui dana desa.

“Kita berharap jaksa bisa tindaklanjuti laporan kita ini sehingga bisa memberikan efek jera dan memgamankan keuangan negara,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C. M. Foeh ketika dikonfirmasi Timor Express, Kamis (14/1) mengaku, pihaknya telah menerima laporan pengaduan masyarakat Desa Birunatun itu.

“Pengaduan pada intinya yang disampaikan itu terkait dengan Dana BLT Tahap III yang sudah dicairkan namun sampai dengan saat ini belum dibayarkan kepada 76 penerima,” ungkap Benfrid.

Selain Dana BLT, lanjut Benfrid, dalam pengaduan itu, BPD Birunatun dan masyarakat juga melaporkan terkait sejumlah kegiatan fisik yang belum rampung dikerjakan sejak tahun 2018 sampai tahun 2020.

“Kita akan berkoordinasi dengan PMD dan Inspektorat, dan kalau itu ada yang menjadi temuan Inspektorat, maka Kita akan mengambil alih dalam penindakan ke tahap lebih lanjut,” jelasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top