Pegawai Terpapar Korona, 3 OPD di Pemkot Kupang Tutup Sementara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pegawai Terpapar Korona, 3 OPD di Pemkot Kupang Tutup Sementara


Jubir Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pegawai Terpapar Korona, 3 OPD di Pemkot Kupang Tutup Sementara


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, saat ini terdapat tiga organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang ditutup sementara. Pasalnya terdapat satu staf di masing-masing OPD tersebut dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Ernest menjelaskan, ketiga OPD tersebut, yaitu kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang.

“Kami juga menerima laporan bahwa di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang ada satu staf yang terpapar Covid-19 namun kebenarannya belum dikonfirmasi. Tetapi yang pasti untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tetap melakukan pelayanan karena berhubungan dengan pelayanan publik,” kata Ernest saat ditemui di ruang Garuda Balai Kota Kupang, Rabu (13/1).

Menurut Ernest, khusus untuk BPBD dan Dinas Dukcapil Kota Kupang tetap melakukan pelayanan dengan pengaturan pembagian pegawai agar tidak banyak orang di kantor. Pengaturannya dengan jadwal piket sehingga tidak mengumpulkan banyak orang.

“Waktu penutupan untuk beberapa perangkat daerah tersebut selama tiga hari dan sudah dilakukan testing, selanjutnya akan dilakukan tracing,” sebut Ernest.

Dia melanjutkan, untuk beberapa instansi atau perangkat daerah tersebut sementara ini sedang dibersihan dan disemprot disinfektan untuk membersihkan seluruh ruangan agar kembali aman bagi staf atau ASN dan pejabat yang berkantor nantinya.

“Petugas Dinas Kesehatan Kota Kupang sudah melakukan pembersihan dengan desinfektan dan kantor-kantor tersebut akan kembali dibuka setelah 3 hari ditutup untuk melakukan testing dan tracing,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemkot Minta Puskesmas Tingkatkan Pengawasan Bagi Pasien Isoman Covid-19

Dia melanjutkan, pada Rabu (13/1) ada seorang ASN dari Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang yang meninggal dunia di RS Siloam dan telah dimakamkan sesuai protokol pemakaman pasien Covid-19.

Vaksin Covid-19

Sementara untuk vaksin Covid-19, Ernest menjelaskan, Kamis (14/1) hari ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang mengikuti rapat bersama dengan Sekda NTT untuk membahas jadwal pemberian vaksin, dan siapa-siapa saja yang akan menjadi penerima vaksin pertama.

“Untuk vaksin itu sendiri, berdasarkan informasi yang diterima dari Dinas Kesehatan Kota Kupang bahwa vaksin tersebut sudah di distribusi ke daerah termasuk di Kota Kupang dengan pengawalan ketat aparat keamanan. “Proses penyimpanannya pun sesuai petunjuk pusat,” terangnya.

Ernest dalam kesempatan tersebut meminta seluruh masyarakat Kota Kupang untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengikuti protokol kesehatan serta tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

Menyinggung soal adanya rekaman suara salah satu camat di Kota Kupang tentang rencana pemberlakuan PSBB di Kota Kupang, menurut Ernest, informasi tersebut tidak benar.

“Termasuk informasi mengenai penutupan semua kantor kecamatan dan kelurahan, kami tegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Tapi apabila di kantor-kantor itu, baik kecamatan maupun kelurahan ditemukan ada pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, baru dilakukan penutupan secara proporsional. Jadi tidak serentak kantor-kantor ditutup di Kota Kupang, tapi masih ada kegiatan-kegiatan yang tentunya harus mengikuti standar protokol kesehatan yang telah ditentukan,” jelasnya.

Ernest mengaku, Pemkot Kupang sementara menelusuri, apakah benar suara dalam rekaman yang viral itu merupakan suara dari salah satu camat di Kota Kupang.

“Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang dan Wakil Walikota Kupang belum menyiapkan atau berencana untuk menerapkan PSBB,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top