Pemkot Minta Puskesmas Tingkatkan Pengawasan Bagi Pasien Isoman Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Minta Puskesmas Tingkatkan Pengawasan Bagi Pasien Isoman Covid-19


BAHAS PENANGANAN KORONA. Wawali Kota Kupang, dr. Hermanus Man didampingi Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati (kanan) saat rapat bersama 11 Kepala Puskesmas di Kota Kupang, Rabu (13/1). Rapat ini membahas penanganan pencegahan Covid-19 di Kota Kupang. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkot Minta Puskesmas Tingkatkan Pengawasan Bagi Pasien Isoman Covid-19


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, melihat angka terkonfirmasi positif korona di Kota Kupang yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengawasan bagi pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 yang saat ini melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Pasalnya, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Kupang yang masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 128 orang, dan yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 636 orang. Melihat angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri sangat banyak, maka Pemkot Kupang meminta seluruh Puskesmas untuk meningkatkan pengawasan.

Ernest menjelaskan, kemarin pagi (13/1), Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man melakukan rapat dengan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dan semua kepala Puskesmas di Kota Kupang. Rapat ini bertujuan melihat dan mempersiapkan Kota Kupang membentuk tim pemantau pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Selain itu, semua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, akan dipantau menggunakan telepon dan merupakan bagian dari visit, untuk memastikan keadaan dan perkembangan saat pasien melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Dikatakan, setiap Puskesmas bertugas memantau dan selalu melaporkan kondisi serta perkembangan pasien terkonfirmasi Covid-19 di wilayah masing-masing. Selain itu, Puskesmas juga bertugas melakukan tracing terhadap kontak erat yang kemungkinan berkontak dengan pasien-pasien terkonfirmasi positif Covid-19 isoman tersebut.

“Nanti akan ada kartu-kartu kendali, yang ditempatkan atau diberikan di rumah masing-masing pasien yang melakukan isolasi mandiri. Tujuannya untuk memantau dan melaporkan setiap perkembangan yang dialami pasien,” katanya.

Ernest menyebutkan, sampai saat ini, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang sebanyak 1.281 kasus. Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 478 pasien, meninggal 39 orang, dan masih dalam perawatan sebanyak 764 orang. Rinciannya, pasien laki-laki 374 orang dan perempuan 290 orang.

Sementara data pasien terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan wilayah di enam wilayah kecamatan sebagai berikut, Kecamatan Alak (123 orang), Kelapa Lima (111 orang), Kota Lama (91 orang), dan Kecamatan Kota Raja (77 orang). Selanjutnya Kecamatan Maulafa sebanyak 140 orang, dan Kecamatan Oebobo (222 kasus).

“Kecamatan Oebobo ini merupakan kecamatan dengan angka Covid-19 tertinggi dengan 222 kasus. Sedangkan dari total 51 kelurahan di Kota Kupang, sebanyak 50 kelurahan tercatat sudah ada kasus Covid-19. Hanya satu kelurahan yang masih bebas Covid-19,” pungkas Ernest. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top