Bupati Agas Reaktif Antigen, Jubir Covid-19: Semoga Negatif PCR | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Agas Reaktif Antigen, Jubir Covid-19: Semoga Negatif PCR


Jubir Covid-19 Matim, Boni Sai. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati Agas Reaktif Antigen, Jubir Covid-19: Semoga Negatif PCR


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas dinyatakan reaktif rapid antigen dalam pemeriksaan yang dilakukan Sabtu (16/1). Merujuk hasil tersebut, dalam waktu dekat akan diambil sampel swab Bupati Agas untuk pemeriksaan PCR.

“Benar, Pak Bupati Agas terkonfirmasi positif hasil pemeriksaan antigen. Tapi belum tentu beliau postif Covid-19, karena belum ada hasil swab PCR,” ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Matim, Boni Sai saat dihubungi ke ponselnya, Minggu (17/1).

Boni mengatakan, dengan hasil reaktif ini Bupati Agas langsung menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah jabatan (Rujab) di Golo Lada, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong. Rencananya, hari ini (17/1) dilakukan pemeriksaan antigen bagi semua anggota keluarga dan staf.

“Semua anggota keluarga dan staf yang tinggal di Rujab Bupati akan dilakukan tes antigen. Bupati saat ini secara fisik sehat dan tidak ada yang luar biasa,” ungkap Boni. “Semoga nanti dari hasil pemeriksaan PCR itu Bupati Agas bebas Covid-19. Termasuk hasil pemeriksaan semua anggota anggota keluarga di Rujab,” tambahnya.

Boni menambahkan, sampai saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Matim berjumlah empat orang. Satu orang sudah sembuh, dan tiga orang masih dalam perawatan di shelter Pemkab Matim di Lehong, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong. Sementara yang positif antigen berjumlah 11 orang.

“Untuk yang antigen ini, termasuk yang di Bank NTT dan BNI. Mereka itu belum positif Covid-19, karena bukan hasil PCR. Rencananya besok, Senin (18/1) akan dilakukan pemeriksaan swab untuk metode PCR yang akan di kirim ke Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang,” kata Boni.

Pemkab Matim, kata Boni, sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat agar tetap taat melaksanakan protokol kesehatan, dengan melaksanakan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Bank NTT

Sementara itu, Pimpinan Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis Tahir, yang dihubungi TIMEXKUPANG.com, Minggu (17/1) mengatakan, seluruh pegawai Bank NTT Cabang Borong telah melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan metode antigen. Hasilnya, ada dua orang terkonfirmasi positif. Keduanya langsung dikarantina.

“Sekarang kedua pegawai ini masih menunggu hasil swab PCR. Apakah positif atau negatif Covid-19, kita tunggu hasil PCR itu. Tapi sejak keluar hasil antigen, mereka langsung karantina mandiri. Seluruh kantor juga telah disteril dan pelayanan tetap berjalan normal,” kata Nurchalis.

Saat ini, lanjut Nurchalis, ada penerapan masuk kantor sistem shiff bagi pegawai. Dipastikan kantor Bank NTT aman bagi pelayanan nasabah, karena seluruh pegawai di semua unit kerja Cabang Borong, termasuk security, sopir, OB telah dilakukan rapid antigen. Hasil pemeriksaan, semuanya negatif.

“Kami juga mewajibkan bagi seluruh nasabah yang berkunjung ke Bank NTT, tetap patuhi protokol kesehatan. Kita berharap dua pegawai kita yang reaktif antigen ini, bukan karena Covid-19. Untuk seluruh pegawai lain, hasilnya negatif. Kantor kita juga aman karena sudah disteril,” bilangnya, (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top