Cegah Abrasi di Pantura, TNI dan Warga Tanam Mangrove di Batas Negara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Cegah Abrasi di Pantura, TNI dan Warga Tanam Mangrove di Batas Negara


TANAM MANGROVE. Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 3/105 Tarik bersama masyarakat Desa Humusu Wini melakukan penanaman pohon mangrove di Pantai Wini, Kecamatan Insana Utara, Sabtu (16/1). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Cegah Abrasi di Pantura, TNI dan Warga Tanam Mangrove di Batas Negara


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 3/105 Tarik bersama masyarakat Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan penanaman anakan mangrove di Wini, perairan Pantai Utara (Pantura), Sabtu (16/1).

Penanaman mangrove tersebut dilakukan guna mencegah abrasi yang mengancam kelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Wini. Penanaman mangrove tersebut juga untuk menjaga dan melestarikan objek wisata alam dan bahari yang berada di garis perbatasan RI-RDTL serta perubahan mitigasi iklim.

Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, kepada Timor Express, Sabtu (16/1) menuturkan, pihaknya bersama masyarakat menanam anakan mangrove di sepanjang Pantai Wini, Kecamatan Insana Utara, TTU.

Dikatakan, kegiatan tersebut bertujuan mendukung penghijauan di wilayah NKRI serta mengembalikan kejayaan nusantara yang dikenal sebagai daerah yang memiliki kawasan hijau terbesar.

“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa persebaran hutan mangrove di Indonesia bisa dikatakan sangat luas. Banyak kawasan pantai yang seharusnya memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan hutan mangrove, harus rusak akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. Untuk itu perlu adanya upaya kita bersama sebagai manusia untuk melestarikannya,” kata Irwan.

Irwan menambahkan, penanaman pohon mangrove tersebut juga sebagai upaya menggugah hati Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mau peduli pada lingkungan. Apalagi, belakangan ini makin marak terjadi kasus pembalakan liar di kawasan hutan juga kebakaran hutan.

BACA JUGA: Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Resmikan Bak Penampung Air di Napan

BACA JUGA: Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Beri Yankes Gratis Langsung ke Rumah Warga

“Kita ingin tunjukan kepada masyarakat bahwa pentingnya menanam pohon serta manfaatnya. Selain menambah keindahan pantai, ini bertujuan untuk mengembalikan peran dan fungsi mangrove sebagai penyerap polutan, mencegah intrusi air laut apalagi mangrove menyimpan karbon yang tinggi,” jelasnya.

Irwan berharap, pohon mangrove yang telah ditanam dapat mengembalikan ekosistem di pantai tersebut sehingga akan menjaga kelestarian lingkungan pantai yang terletak persis di pintu perbatasan RI-RDTL.

“Mudah-mudahan mangrove ini cepat tumbuh sehingga bisa membantu mencegah abrasi. Selain itu, mangrove akan membuat pantai ini semakin indah dan hijau. Kami akan mengajak masyarakat untuk turut merawat pohon-pohon ini hingga besar,” harapnya.

Kepala Desa Humusu Wini, Alfridus Bana mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang telah turut hadir untuk mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Alfridus, anakan mangrove yang telah ditanam tersebut akan dijaga dan dipelihan sehingga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat banyak bagi masyarakat dan kelestarian alam juga lingkungan.

“Terima kasih kepada TNI dari Yonarmed 3/105 Tarik yang sudah menanam anakan mangrove di perairan Pantai Utara. Tanaman ini akan kami jaga dan kami pelihara dengan baik hingga memberikan manfaat,” ujarnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top