Bantah Siswanya Terkonfirmasi Covid-19, Ini Klarifikasi Ketua Yayasan Betlehem Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bantah Siswanya Terkonfirmasi Covid-19, Ini Klarifikasi Ketua Yayasan Betlehem Kefamenanu


Ketua Yayasan Betlehem Kefamenanu, Pater Jose Nitsae, OFMConv. (FOTO: DOK. PRIBADI)

PENDIDIKAN

Bantah Siswanya Terkonfirmasi Covid-19, Ini Klarifikasi Ketua Yayasan Betlehem Kefamenanu


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Ketua Yayasan Betlehem Kefamenanu, Pater Jose Nitsae, OFMConv menegaskan bahwa tidak ada siswanya di SMPK St. Antonius Padua Sasi Kefamenanu yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebagaimana termuat dalam berita sebelumnya.

Menurut Pater Jose, akibat dari pemberitaan tersebut, meresahkan pihak sekolah dan seluruh peserta didik serta orang tua siswa-siswo SMPK St. Antonius Padua Sasi Kefamenanu. “Bahkan ikut meresahkan warga masyarakat atau umat di sekitar kompleks sekolah,” ungkap Pater Jose ketika menyampaikan klarifikasinya terkait pernyataan Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebelumnya.

Pater Jose yang juga Pastor Paroki Sasi menyebutkan, Yayasan Betlehem Kefamenanu merupakan lembaga yang menaungi dua sekolah di wilayah itu, yakni SMP Katolik Santo Antonius Padua Sasi dan SMA Katolik Fides Kefamenanu.

Terkait dengan siswi SMAK Fides Kefamenanu yang terkonfirmasi atau reaktif antigen, Pater Jose menyatakan bahwa pembahasan yang tepat untuk penyebutannya adalah klaster anak sekolah, bukan klaster SMAK Fides.

BACA JUGA: Kasus Positif Covid-19 di TTU Naik Signifikan, Ini Total Pasien Terkonfirmasi

Pater Jose menegaskan hal ini lantaran siswa yang diketahui reaktif antigen itu terjadi disaat liburan sekolah, bukan di lingkungan sekolah.

“Siswa diketahui hasil rapid antigennya reaktif pada saat masih berada di rumah bersama orang tua. Sebab salah satu syarat yang harus dibawa saat masuk kembali sekolah adalah surat rapid antigen yang hasilnya adalah negatif. Terkait mekanisme dan surat pemberitahuan kepada orang tua, sudah saya kirimkan juga kepada Ketua Tim Covid-19 TTU,” jelas Pater Jose.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat menyebutkan bahwa angka penambahan kasus korona di wilayah itu meningkat signifikan.

Penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dari siswa-siswi pada SMAK Fides Kefamenanu dan SMPK Santo Antonius Padua Sasi yang sebelumnya diwajibkan untuk dilakukan rapid antigen sebelum masuk asrama sekolah tahun ajaran 2020/2021.

Pernyataan inilah yang membuat pihak Yayasan Betlehem Kefamenanu yang menaungi dua sekolah itu menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang sebenarnya. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top