Tiga Hari Menghilang, Damianus Ditemukan Tewas | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiga Hari Menghilang, Damianus Ditemukan Tewas


OLAH TKP. Aparat Polsek Waigete ketika melakukan olah TKP dimana mayat Damianus Dea ditemukan tak bernyawa pada Selasa (19/1). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tiga Hari Menghilang, Damianus Ditemukan Tewas


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Salah seorang pria lanjut usia, Damianus Dea, 70, warga Kampung Wodong, RT 009/RW 002, Desa Runut, Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka, ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa setelah menghilang tiga hari lamanya. Penemuan jasad Damianus itu dilaporkan Sun Dominggo ke Polsek Waigete, Selasa (19/1) sekitar pukul 07.30 Wita.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin kepada media ini Selasa (19/1) petang menyebutkan, telah ditemukan sesosok mayat yang diketahui bernama Damianus oleh warga setempat di kebun milik Damianus Dagang di wilayah RT 009/RW 002, Desa Runut, Kecamatan Waigete, Sabtu (17/1) sekira pukul 09.30 Wita.

Adapun sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu, lanjut Sajimin, yakni Ambrosiius Moa, 42 dan Henderikus Reng, 45. Keduanya beralamat di RT 007/RW 002, Desa Runut.

“Benar ada penemuan mayat yang diketahui bernama Damianus Dea di kebun warga yang menghilang sejak Sabtu (17/1). Temuan mayat itu baru dilaporkan Selasa (19/1) ke Polsek Waigete,” ungkap Sajimin.

Dikatakan, pada Sabtu (17/1) sekira pukul 09.30 Wita, korban Damianus keluar dari rumah seraya memberitahukan istrinya bahwa ada kegiatan pertemuan anggota koperasi Pintu Air, di Lodong Desa Runut. Namun hingga larut malam korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Lantaran tidak kunjung pulang, istri bersama keluarga berupaya mencari ke rumah keluarga dan kebun milik korban Damianus. Usaha keluarga itu ternyata tidak membuahkan hasil.

Pada Senin (18/1), kata Sajimin, istri korban dan pihak keluarga kembali melakukan pencarian. Saat sedang dalam proses pencaraian itu keluarga mendapat informasi masyarakat bahwa korban sempat melintas di sekitar jalan di wikayah RT 009/RW 002.

Atas informasi itu, isteri korban dan pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar kebun warga, tempat dimana korban lalui.

Keesokan harinya, Selasa (19/1), demikian Sajimin, sekira pukul 06.00 Wita salah seorang saksi Ambros, melewati kebun warga dan menemukan korban Damianus dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tidur terlentang. Pada bagian lutut dan kaki korban sudah membusuk dan terlihat sudah berulat.

Dikatakannya, pihak kepolisian sektor Waigete yang menerima laporan warga kemudian turun dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Korban saat ditemukan mengenakan baju berwarna abu-abu beserta sarung,” beber Sajimin.

Saat melakukan oleh TKP, kata Sajimin, pihak kepolisian juga menghadirkan dr. Ervina dari Puskesmas Waigete untuk melakukan visum luar terhadap korban.

Diketahui dari hasil visum dokter tersebut menyatakan bahwa pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sementara itu pihak keluarga secara tegas menolak untuk melakukan otopsi, dan menerima kejadian itu sebagai musibah. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top