Wabup Matim, 3 Kadis dan Anggota DPRD Positif Rapid Antigen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Wabup Matim, 3 Kadis dan Anggota DPRD Positif Rapid Antigen


Wabup Matim, Stef Jaghur saat diterima secara adat oleh masyaakat di Kecamatan Kota Komba Utara, Rabu (20/1). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Wabup Matim, 3 Kadis dan Anggota DPRD Positif Rapid Antigen


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Satuan Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur (Matim) telah melakukan penelurusan terhadap orang yang pernah melakukan kontak erat dengan Bupati Matim, Agas Andreas. Hasilnya, Wakil Bupati (Wabup) Matim, Stef Jaghur dinyatakan positif rapid test antigen.

Bupati Agas, pada Senin (18/1) dinyatakan menjadi pasien 05 Covid-19 di Matim. Itu menyusul keluarnya hasil swab test TCM dari RSUD Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Selain Wabup Jaghur, ada tiga orang kepala dinas (Kadis) yang hasil tes antigenya juga positif.

Ketiga Kadis itu, yakni Kadis Perhubungan Gaspar Nanggar, Kadis Lingkungan Hidup, Donatus Datur, Kadis Koperasi, Perdagangan dan UKM, Frans Malas. Selain itu ada juga satu anggota DPRD Matim, Don Djematu, yang dinyatakan positif antigen. Dijajaran eselon III dan staf, terdapat enam orang yang hasilnya juga positif rapid antigen.

Mereka adalah Kepala Bidang di Dinas Kesehatan (Dinkes) Matim, satu orang staf Dinkes, ada dua orang staf rawat jalan RSUD Borong, satu orang swasta, dan satu orang pelajar. Sementara anggota DPRD NTT, Yohanes Rumat, hasil rapid test antigen dinyatakan negatif.

“Sampai hari ini, Kamis (21/1), Satgas Covid-19 Matim terus melakukan penulusan yang pernah kontak erat dengan pasien 05. Hasilnya, 11 orang positif tes rapid antigen, termasuk Wabup Jaghur, tiga Kadis, dan satu anggota DPRD Matim,” ujar Jubir Satgas Covid-19 Matim, Boni Sai, saat ditelepon TIMEXKUPANG.com, Kamis (21/1).

Menurut Boni, Wabup Stef Jaghur diketahui positif hasil pemeriksaan rapid antigen usai melantik Camat Congkar hari ini (21/1) di Congkar. Pada pelantikan itu, tetap mengikuti protokol kesehatan. Sebelumnya, Rabu (20/1) Wabup Jaghur melakukan pelantikan Camat Kota Komba Utara.

“Tadi selesai pelantikan, Wabup lakukan rapid tes antigen. Hasilnya positif. Sementara sejumlah kadis, anggota DPRD dan enam orang lainya, dilakukan tes antigenya, Rabu (20/1). Mereka semua akan menjalani isolasi di rumah masing-masing,” jawab Boni melalui sambungan telepon.

Sesuai jadwal, lanjut Boni, Jumat (22/1) besok mereka semua akan menjalani pemeriksaan dengan tes usap atau swab PCR. Nanti sampelnya akan dikirim ke Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. “Kalau untuk Pak Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup, dan anggota DPRD Matim, hasil positif antigen bukan karena pernah kontak erat dengan pasien 05,” jelas Boni.

Sementara Wabup SStef Jaghur, Kadis Koperasi, Perdagangan dan UKM serta enam orang lainnya terakhir pernah kontak erat dengan pasien 05 tersebut. Saat ini, kata Boni, kantor dinas yang dipimpin oleh tiga orang eselon II itu tetap dibuka. Jika hasil swab PCR postif, maka kantor ditutup dan semua pegawainya melakukan rapid test antigen.

“Kita berdoa agar semua mereka yang postif berdasarkan rapid tes antingen, hasilnya negatif. Kondisi mereka juga saat ini, secara fisik sehat. Termasuk Bupati dan mereka yang postif Covid-19 saat ini,” jelasnya.

Boni menambahkan, dengan bertambah 10 orang positif rapid tes antigen, hingga saat ini total warga Matim positif antigen berjumlah 22 orang. Sementara yang positif berdasarkan swab tes PCR, sebanyak lima orang. Dari lima orang yang positif Covid-19 itu, satu orang sembuh, empat lainya masih dalam perawatan. Tiga orang dirawat di shelter Pemkab Matim di Lehong, Desa Gurung Liwut, Kota Borong, dan satu pasien menjalani isolasi mandiri.

“Untuk Bupati Agas, menjalani isolasi di Rujab. Lainnya di shelter Pemda Matim di Lehong. Semua yang positif antigen, isolasi di rumah masing-masing. Nanti yang positif antigen ini akan menjalani pemeriksaan dengan swab tes PCR,” ungkap Boni.

Pemkab Matim, kata Boni, berharap masyarakat tidak perlu panik dan takut. Namun seluruh masyarakat diajak untuk sama-sama berperang melawan laju penyebaran Covid-19 di Matim. Caranya, semua harus taat dan mengikuti protokol kesehatan dengan menjalankan 5M.

“Kita berharap semua pihak, harus mengikuti protokol kesehatan yang ada untuk terhindar dari virus ini, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilitas yang tidak perlu,” pinta sosok yang saat ini menjabat sebagai Kadis Kominfo Matim. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top