Kasus Covid-19 Melonjak, RS Kesulitan Oksigen, PERSI NTT Surati Dinkes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Covid-19 Melonjak, RS Kesulitan Oksigen, PERSI NTT Surati Dinkes


Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Kasus Covid-19 Melonjak, RS Kesulitan Oksigen, PERSI NTT Surati Dinkes


Komisi V DPRD NTT Minta Dinkes Perhatikan Permintaan PERSI

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meningkatkan kapasitas perawatan pasien di rumah sakit tampaknya terkendala sarana pendukung. Salah satunya adalah terbatasnya pasokan oksigen ke sejumlah rumah sakit yang ada di NTT, khususnya di Kota Kupang. Bahkan hingga kemarin (20/1), keluhan keterbatasan oksigen sebagai sebagai salah satu senjata utama menyelamatkan pasien kritis masih menjadi keluhan serius para medis yang bertugas di rumah sakit.

Guna memenuhi salah satu kebutuhan utama rumah sakit, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi NTT melayangkan surat ke Kepala Dinas Kesehatan NTT. Surat dengan Nomor 001/PERSI-NTT/I/2021 tertanggal 21 Januari 2021 dengan perihal dukungan segera terkait Suplai Oksigen di Rumah Sakit itu ditandatangani Ketua PERSI NTT, dr. Yudith Marieta Kota.

Surat PERSI NTT itu merupakan tindaklanjut dari surat Sekda NTT Nomor Dinkes.Sekr.98/050/I/2021 perihal peningkatan kapasitas perawatan pasien dan pelaporan Covid-19.

Terkait hal itu, dr. Yudith dalam suratnya menyebutkan PERSI NTT meminta dukungan Pemprov NTT dalam memberikan jaminan ketersediaan oksigen di NTT, khususnya di Kota Kupang yang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

PERSI NTT dalam surat yang tembusannya disampaikan ke Gubernur NTT, Komisi V DPRD NTT, PERSI Pusat, dan BPRS NTT menjelaskan, terhitung sejak 20 Januari 2021, rumah sakit di Kota Kupang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan oksigen. Padahal pasokan oksigen menjadi sangat penting mengingat kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 adalah tata laksana utama dalam kesembuhan pasien yang dirawat di rumah sakit.

“Kekurangan pasokan oksigen akan mengakibatkan keterbatasan rumah sakit dalam memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19 seperti ditutupnya unit gawat darurat, pengembangan/konversi kamar rawat inap menjadi ruang isolasi Covid-19, tindakan operasi pasien Covid-19, dan lainnya,” jelas dr. Yudith.

Karena itu, kata dr. Yudith, PERSI NTT berharap Pemprov NTT dapat memberikan solusi atas kebutuhan pasokan oksigen sehingga rumah sakit di NTT dapat tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, dr. Messerassi V. Ataupah yang dihubungi untuk meminta penjelasan Kamis (21/1) tak merespon. Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp maupun telepon selulernya juga tak direspon. Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan NTT, David Alexander Mandala yang dihubungi terpisah enggan memberi penjelasan. “Pak Ogi (Wartawan media ini, Red) nanti sama Ibu Kabid Yankes ya,” jawab David Mandala melalui pesan singkat WhatsApp.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan NTT, Emma M. F. Simanjuntak ketika dikonfirmasi ke ponselnya termasuk mengirim pesan singkat melalui WhatsApp juga tak direspon atau dibalas.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, masalah kekurangan oksigen yang dialami sejumlah rumah sakit di Kota Kupang beberapa hari belakangan seharusnyan tidak perlu terjadi. Pasalnya ini berkaitan dengan masalah kemanusiaan. Karena itu, kata Yunus, setelah mengetahui persoalan ini, ia langsung langsung mengontak pihak Dinas Kesehatan NTT meminta untuk segera memperhatikan permintaan PERSI NTT itu.

“Masalah kesulitan pasokan oksigen ke beberapa rumah sakit yang ada di Kota Kupang itu adalah masalah kemanusian. Jadi tadi siang (Kamis, 21/1, Red) begitu saya mendapat informasi langsung saya kontak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan minta untuk segera perhatian keluhan tersebut. Jadi Kadis Kesehatan minta rumah sakit yang mengalami kesulitan pasokan oksigen agar segera masukan laporan sekaligus permintaan untuk segera dilayani,” ungkap Yunus. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top