Resmikan 64 RLH di Lobalain, Bupati Ronda Apresiasi Peran Pemdes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan 64 RLH di Lobalain, Bupati Ronda Apresiasi Peran Pemdes


RESMIKAN RLH. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu didampingi Wabup Stefanus M. Saek, dan Kadis Perkim, Leksi Foeh meresmikan RLH di Desa Bebalain yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Rabu (20/1). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Resmikan 64 RLH di Lobalain, Bupati Ronda Apresiasi Peran Pemdes


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE meresmikan sekaligus menyerahkan pemanfaatan 64 unit rumah layak huni (RLH) kepada penerima manfaat. Kegiatan peresmian dilakukan secara simbolis, di tiga desa secara terpisah di wilayah Kecamatan Lobalain, Rabu (20/1).

Ke-64 RLH dibangun di tiga desa, yakni Desa Bebalain, Oelunggu, dan Oeleka. Puluhan RLH ini dibangun dengan dana desa tahun anggaran 2020.

Untuk Desa Bebalain misalnya, dibangun 13 unit RLH dengan dana senilai Rp 190.086.250. Dari 13 RLH di Desa Bebalain, tiga unit merupakan bangunan baru, sedangkan 10 unit lainnya merupakan bangunan yang direhab.

Untuk Desa Bebalain, masih tersisa 63 rumah warga yang butuh perhatian untuk dibangun. Dan tahun ini, pemerintah desa setempat telah menganggarkan untuk membangun lagi 10 unit RLH.

“Masih ada 63 rumah warga yang belum layak huni. Tahun ini (2021) kami rencanakan untuk membangun 10 unit menggunakan dana desa,” kata Penjabat Kepala Desa Bebalain, Jusuf Dillak, SH, dalam laporanya, pada acara peresmian dan penyerahan RLH, Rabu (20/1).

Dari jumlah yang belum terbangun itu, Jusuf mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk dapat menyelesaikan. Jusuf juga meminta pemerintah agar memperhatikan akses jalan yang rusak di desa itu.

Di Desa Oeleka, dibangun sebanyak 11 unit RLH menggunakan dana desa senilai Rp 218.659.500. Pembangunan RLH ini tidak serta merta dilakukan, namun melalui proses verifikasi berdasarkan usulan rukun tetangga.

Dari 11 unit RLH yang telah dibangun itu, 5 unit RLH dibangun baru, dengan dana senilai Rp 118.998.000. Sementara dana senilai Rp 16.194.000, digunakan untuk merehab empat unit RLH. Dana ini digunakan untuk jenis kegiatan plesteran dan acian. Sementara 2 unit RLH lainnya dilakukan rehab atap dan dinding. Total anggaran untuk 2 unit bangunan ini senilai Rp 16.741.500.

“Rehab dinding dianggarkan dana Rp 12.490.000 dan rehab atap Rp 4.251.500,” kata Penjabat Kepala Desa Oeleka, Jemy F. Z. Ndun, dalam laporanya, Kamis (21/1).

Selanjutnya di Desa Oelunggu, dibangun sebanyak 40 unit RLH. Ini merupakan jumlah terbanyak yang dibangun dengan dana desa tahun 2020. Total dana desa yang dipakai membangun 40 unit RLH ini senilai Rp 426.974.000.

Total dana itu dipakai untuk tiga jenis pembangunan, yakni rehab tembok untuk 13 unit rumah dianggarkan dana senilai Rp 172.737.500. Sedangkan dana senilai Rp 217.507.500, dipakai merehab 21 unit RLH dengan kontruksi setengah tembok.

Sementara untuk merehab atap 6 unit RLH, dialokasikan dana senilai Rp 36.729.000. Masing-masing unit rumah dialokasi dana sebesar Rp 6.121.500.

“Tahun ini (2020) kami anggarkan Rp 426.974.000 untuk 40 unit RLH. Yang diperuntukan untuk rehab tembok penuh, rehab setengah tembok, dan rehab atap,” kata Penjabat Kepala Desa Oelunggu, Elisa Soeki, SH.

Pembangunan RLH tersebut, katanya, dilaksanakan selain untuk membantu menyediakan rumah layak bagi warga, sekaligus mendukung program pemerintah daerah yang telah berkomitmen menuntaskan pembangunan rumah warga Kabupaten Rote Ndao yang masuk kategori tidak layak huni menjadi layak huni. Dalam pelaksanaanya, setiap desa di Rote Ndao, mengangarkan rata-rata pembangunan 10 unit RLH.

RLH yang dibangun itu, selain dibiayai melalui dana desa, juga dianggarkan melalui APBD Rote Ndao. Sehingga dalam setahun, sekitar dua ribuan RLH terbangun di Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE mengapresiasi upaya pemerintah desa (Pemdes) yang telah mendukung pembagunan RLH dimana anggarannya diambil dari dana desa.

“Sebagai pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi hal ini. Yang sekaligus mendukung melalui penyediaan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” kata Bupati Paulina.

Pengresmian dan penyerahan RLH oleh Bupati Paulina dilaksanakan berturut-turut dua hari, yakni Rabu (20/1) dan Kamis (21/1). Selama dua hari kegiatan penyerahan RLH itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek, SE, M.Si., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Leksi Foeh, ST, Kepala Bagian Umum, Handryans Bessie, S.IP, Camat Lobalain, Nusry Zacharias, SE.

Sedangkan pengresmian di hari kedua, Kamis (21/1) di Desa Oelunggu dan Oeleka, dihadiri, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao, Yoseph Pandie, S.Pd, dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alben Siokain, S.STP. M.Si. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top