Ini 3 Alternatif Usulan Pasca Ambruknya Jembatan Gantung Koro Bhera | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ini 3 Alternatif Usulan Pasca Ambruknya Jembatan Gantung Koro Bhera


Kades Koro Bhera, Kecamatan Mego, Darius Weu. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Ini 3 Alternatif Usulan Pasca Ambruknya Jembatan Gantung Koro Bhera


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Camat Mego, Alwan bersama Kepala Desa (Kades) Koro Bhera, Kecamatan Mego, Darius Weu, mengajukan tiga alternatif penyelesaian pasca ambruknya jembatan gantung di Desa Koro Bhera akibat diterjang banjir bandang belum lama ini

Tiga alternatif usulan itu, yakni membangun kembali jembatan gantung dengan konstruksi yang lebih baik dari sebelumnya, membuka ruas jalan baru Koro Bhera-Kolidetung, dan memindahkan jembatan gantung yang berada di Desa Lia Kutu ke Desa Koro Bhera.

Camat Mego, Alwan kepada media ini di Maumere, Jumat (22/1) menjelaskan, pihaknya mengusulkan tiga alternatif itu sebagai upaya mempercepat akses transportasi masyarakat Desa Koro Bhera ke wilayah lain di Kabupaten Sikka.

Alwan juga mengaku telah melakukan survei ruas jalan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sikka, Thomy Lameng untuk membuka ruas jalan alternatif.

“Saya bersama Dinas PU sudah melakukan survei membuka ruas jalan dari Koro Bhera menuju Kolidetung. Ruas jalan ini memang agak jauh bagi masyarakat Koro Bhera, tetapi jauh lebih aman. Kami juga telah menyampaikan tiga alternatif kepada bupati usai banjir bandang yang merobohkan jembatan gantung itu,” kata Alwan.

BACA JUGA: Banjir Terjang Jembatan Koro Bhera, Aktifitas Warga Lumpuh

BACA JUGA: Bupati Janji segera Bangun Ruas Jalan Alternatif

Sementara itu, Kades Koro Bhera, Darius Weu kepada media ini mengharapkan Pemkab Sikka segera membuka ruas jalan alternatif atau memperbaiki kembali jembatan gantung itu dengan konstruksi yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Menurut Darius dengan putusnya jembatan gantung Koro Bhera, akses transportasi warganya lumpuh total. “Permintaan kami untuk segera mencari jalan alternatif karena sudah tidak ada jalan lain yang bisa kami gunakan untuk akses transportasi. Kalau bukan membuka ruas jalan baru maka dibangun kembali jembantan gantung dengan konstruksi yang lebih baik,” harap Darius.

Darius mengaku, alternatif ruas jalan Koro Bhera-Kolidetung, memang bisa dilakukan namun masyarakat Koro Bhera merasa lebih jauh ketimbang Koro Bhera – Paga atau Koro Bhera – Desa Bhera.

Darius mengaku semestinya hanya dua alternatif yang paling tepat, yakni jika tidak dibangun baru maka dapat dilakukan pemindahan jembatan gantung dari Desa Lia Kutu. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top