Gugus Tugas TTU Gelar Rakor Evaluasi Covid-19, Dandim: Komunikasi Lintas Sektor Lemah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gugus Tugas TTU Gelar Rakor Evaluasi Covid-19, Dandim: Komunikasi Lintas Sektor Lemah


RAKOR. Tim Gugus Tugas Covid-19 TTU melakukan rakor dan evaluasi penaganan Covid-19 di wilayah setempat di aula kantor Bupati TTU, Senin (25/1). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Gugus Tugas TTU Gelar Rakor Evaluasi Covid-19, Dandim: Komunikasi Lintas Sektor Lemah


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi penanganan Covid-19 di wilayah itu di aula kantor Bupati TTU, Senin (25/1).

Rakor itu dipimpin Pelaksana harian (Plh) Sekda TTU, Fransiskus Fay. Hadir Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidy S.Sos, Plt Kajari TTU, Agustinus Baak, Kabag Ops Polres TTU, AKP Karel, Rektor Unimor, Stefanus Sio, Direktur RS Leona Kefamenanu, drg. Dhea Dhewati, Plt. Direktur RSUD Kefamenanu, Theresia A. J. Mulowato. Hadir pula para Asisten Setda TTU, pimpinan OPD teknis yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 TTU.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi dalam rakor itu mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Gugus Tugas Covid-19 TTU yang ditandatangani Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes.

Meski demikian, anggota TNI dari Kodim 1618/TTU selama ini tetap melaksanakan penertiban penerapan protokol kesehatan dan melaksanakan penyuluhan serta sosialisasi 3M-3T kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di TTU.

“Selama ini seluruh prajurit TNI terutama Babinsa diwajibkan melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah binaan masing-masing guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Roni.

Roni menambahkan, kendala yang selama ini dialami dalam penegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan karena kurangnya komunikasi lintas sektor.

BACA JUGA: Tambah 26 Kasus Positif Baru, Sudah 43 Warga TTU Terpapar Covid-19

Melalui rakor tersebut Roni meminta kepada aparatur lintas sektor untuk mengutamakan koordinasi dalam melakukan penanganan pada setiap kasus Covid-19 maupun penanganan upaya pencegahan.

“TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam melakukan penanganan dan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dengan menegakkan penerapan protokol kesehatan di TTU,” katanya.

Sementara Kabag Ops Polres TTU, AKP Karel mendukung langkah Pemkab TTU mengaktifkan kembali penjagaan di posko Covid-19 di Oeperigi dan Eban guna membantu meminimalisir penyebaran Covid-19 melalui pelaku perjalanan.

“Kalau posko Covid-19 Oeperigi dan Eban diaktifkan akan memudahkan kita dalam memantau setiap pelaku perjalanan,” ungkapnya.

Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat mengatakan, Pemkab TTU akan mengeluarkan edaran kepada pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengaktifkan kembali posko Covid-19 di masing-masing wilayah.

Pasalnya, saat ini penyebaran Covid-19 di TTU sangat masif dan tidak terpantau secara pasti. Sesuai data pasien terkonfirmasi positif Covid-19, terbanyak itu dari klaster rumah tangga, pelaku perjalanan, dan klaster perbankan.

“Kita berusaha bahwa dengan kerjasama semua semua komponen di lapangan bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten TTU,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top