Puluhan Ribu Warga Kota Kupang Terima Bansos, Ini Rinciannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Puluhan Ribu Warga Kota Kupang Terima Bansos, Ini Rinciannya


Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat menyerahkan bantuan pangan non tunai untuk keluarga penerima manfaat tahun lalu. Tahun ini bantuan yang sama akan diterima masyarakat Kota Kupang yang masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Puluhan Ribu Warga Kota Kupang Terima Bansos, Ini Rinciannya


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Paket bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Rupublik Indonesia mulai disalurkan untuk puluhan ribu masyarakat Kota Kupang.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodowik Djung Lape kepada media ini di Kupang, Senin (25/1) menyebutkan, bansos untuk meringankan beban warga terdampak pandemi Covid-19 yang sudah berjalan realisasinya di masyarakat itu yakni, Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Lodowik menjelaskan, untuk program BST menyasar 11 ribu lebih penerima, BPNT sebanyak 14 ribu lebih penerima, dan PKH sebanyak 11.351 keluarga penerima manfaat (KPM). Kalau ditotal jumlahnya mencapai sekira 37 ribu penerima.

“Bantuan yang berasal dari APBN ini sudah diberikan kepada masyarakat sejak awal Januari kemarin, dan sampai saat ini masih terus berlangsung. Untuk BST penyalurannya melalui PT Pos Indonesia, sementara untuk BPNT nasional disalurkan melalui agen e-Waroeng BRI yang sudah terdata di masing-masing kelurahan,” ungkap Lodowik.

Lodowik mengatakan, untuk beberapa klaster bansos dari pemerintah pusat, terjadi banyak pengurangan karena ada masalah data pada nomor induk kependudukan, penerima meninggal dunia, dan lainnya.

“Misalnya pada jumlah penerima BPNT Nasional, pada 2020 terdata sebanyak hampir 18 ribu penerima, tetapi pada 2021 ini turun menjadi 14 ribu penerima saja,” bebernya.

Begitupun dengan BST, kata Lodowik, yang awalnya jumlah penerima terdata sebanyak 14 ribu lebih pada 2020, kini turun menjadi 11 ribu lebih penerima. Sementara untuk PKH dengan jumlah penerima sebanyak 11 ribu lebih, sementara diusulkan untuk ditambah lagi 3.116 penerima.

Lodowik melanjutkan, khusus BPNT yang menggunakan APBD Kota Kupang tahun 2021 juga siap disalurkan dalam waktu dekat. Saat ini menunggu hasil verifikasi pemerintah pusat agar tidak terjadi pendobelan.

“Karena ada yang namanya sudah kami usul ke Kementerian Sosial untuk dicover meggunakan APBN, sehingga tidak terjadi pendobelan, maka kami masih menunggu hasil verifikasi dari pusat,” terangnya.

Lodowik mengaku, untuk anggaran BPNT Daerah, dianggarkan pada sidang anggaran murni kemarin sebesar Rp 15 miliar lebih. “Kami sudah mengusulkan nama-nama yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) ke Kementerian Sosial, nanti akan diverifikasi. Apabila sudah tercover APBN, maka tidak lagi diakomodir dalam APBD,” ujarnya.

Lodowik menambahkan, untuk BPNT Daerah yang menggunakan APBD Kota Kupang, penyalurannya menggunakan sistem dan metode yang sama dengan BPNT Pusat. “Perbedaannya hanya pada bank penyalurnya saja. Jika APBN menggunakan BRI, maka APBD menggunakan Bank NTT sebagai bank milik daerah di NTT,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top