Siapkan Bukti Hadapi Sidang MK, KPU Belu akan Buka Kotak Suara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Siapkan Bukti Hadapi Sidang MK, KPU Belu akan Buka Kotak Suara


Juru Bicara KPU Belu, Herlince E. Asa. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Siapkan Bukti Hadapi Sidang MK, KPU Belu akan Buka Kotak Suara


Sudah Koordinasi dengan Bawaslu dan Polres Belu

ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu sedang menyiapkan bukti untuk menghadapi sidang sengketa hasil pemelihan umum di Mahkamah Konstitusi (MK). Sesuai jadwal, sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk Pilkada Belu dimulai Selasa, 26 Januari 2021.

Juru Bicara KPU Belu, Herlince Emilia Asa saat dikonfirmasi media ini Minggu (24/1) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bukti-bukti guna menjawab dalil pemohon, dalam hal ini pasangan calon Bupati-Wakil Bupati (Wabup) Belu, Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan (Paket Sahabat).

“Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu (PHP) yang diajukan oleh pemohon sudah diterima Mahkamah Konstitusi. Sidang perdana mulai hari Selasa (26/1) ini,” jelas Herlince.

Herlince menuturkan, saat sidang nantinya hanya diikuti dua orang, yakni Ketua KPU Belu serta penasihat hukum KPU Belu, Edi Halomoan Gurning dan patner. Sedangkan untuk bukti-bukti dokumen akan disampaikan dalam sidang yang sudah dijadwalkan sesuai lima zona, dimana Belu masuk zona tiga.

“Ketua KPU Belu sudah di Jakarta untuk ikut pembukaan sidang sengketa. Dalam aturan hanya dua saja yang masuk ke dalam ruang. Jadi yang ikut Pak Ketua dan dan penasehat hukum yang ikut pembukaan sidang MK,” ungkapnya.

Berkaitan dukungan bukti dokumen untuk pembuktian dalam persidangan, KPU sudah berkoordinasi dengan Bawaslu dan Polres Belu untuk membuka kotak suara. Rencananya pembukaan kotak suara dilakukan hari ini (25/1). Dokumen barang bukti dilihat untuk dicocokan kembali dengan dalil yang disengketakan pemohon.

BACA JUGA: Hadapi Gugatan Paslon Sahabat, KPU Belu Tunggu Surat MK

BACA JUGA: KPU Belu Siapkan Bukti Hadapi Sidang Gugatan Sahabat di MK

BACA JUGA: Sahabat Tolak Teken Berita Acara Pleno, Pertimbangkan Gugatan ke MK

“Kami sudah kooordinasi dengan Bawaslu dan kepolisisan. Besok Senin (25/1) kita buka kotak suara untuk mencocokan bukti dokumen dengan dalil yang disengketakan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Herlince, sejumlah saksi-saksi sudah dipersiapkan oleh KPU Belu. Saksi yang siapkan PPK dan sejumlah KPPS. Kesiapan saksi-saksi seperti penguatan regulasi berkaitan tugas pokok sebagai penyelenggara sehingga saat bersaksi tidak mengalami kendala. Saksi yang disiapkan seperti KPPS hanya untuk locus di enam kecamatan yang ditolak hasil plenonya dan dijadikan sebagai dalil.

“Dari enam kecamatan itu ada TPS yang ditolak hasil plenonya, sehingga saksi-saksi di KPPS itu yang kita sudah siapkan,” beber Herlince.

Menurut Herlince, berkaitan dengan sidang PHPU di MK, pada prinsipnya KPU Belu siap menghadapi gugatan pemohon. Pihaknya siap mempertanggungjawab hasil kerja penyelenggara KPU, sesuai bukti dokumen dan saksi yang disiapkan.

Sebelumnya diberitakan, KPU Belu menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati-Wabup Belu tahun 2020 tingkat kabupaten di Ballroom Hotel Matahari Atambua, Rabu (16/12/2020).

Berdasarkan data hasil pleno itu, dari 426 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 12 kecamatan, paslon nomor urut 1, Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan meraup dukungan sebanyak 50.376 suara. Sedangkan paslon nomor urut 2, Taolin Agustinus-Aloysius Haleseren meraih dukungan sebanyak 50.623 suara. Selisih kemenangan hanya 247 suara. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top