Seperti Apa Syarat Kelulusan Siswa? Ini Jawaban Kemendikbud | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Seperti Apa Syarat Kelulusan Siswa? Ini Jawaban Kemendikbud


ILUSTRASI. Gambaran anak-anak sekolah di wilayah perbatasan RI-Timor Leste dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir sekolah di tengah pandemi Covid-19. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PENDIDIKAN

Seperti Apa Syarat Kelulusan Siswa? Ini Jawaban Kemendikbud


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meniadakan Ujian Nasional (UN) dan melakukan pengunduran pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) ke September 2021. Jadi, bagaimana siswa tingkat akhir tahun ajaran 2020/2021 dapat lulus sekolah?

Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbud Asrijanty mengatakan bahwa kedua hal tersebut tidak akan berpengaruh pada kelulusan murid. Teruntuk AN, kata dia, penilaian dilakukan hanya untuk sekolah, bukan murid.

“Tidak ada efeknya untuk syarat lulus, karena sekali lagi pelaporannya tidak individual, jadi untuk satuan pendidikan, itu pun hanya sampel saja. Jadi fungsinya hanya sebagai representasi dari sekolah. Jadi tidak untuk menentukan kelulusan,” tutur dia dalam diskusi daring Kupas tuntas AN, Selasa (26/1).

Adapun, penentuan kelulusan siswa tetap seperti biasa, yakni sama seperti tahun 2015 ketika UN bukan satu-satunya faktor penentu kelulusan siswa. Sekolah dapat meluluskan muridnya melalui ujian akhir sekolah (UAS) dan ulangan kelas.

“Bagaimana kelulusan tetap seperti biasa, guru melakukan pembelajaran penilaian, kemudian ada ujian dan kemudian penilaian bisa menggunakan berbagai macam metode instrumen, tidak hanya tes tertulis, kelulusan ditentukan oleh penilaian dan dilakukan oleh sekolah,” jelas dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Paud Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri pun menjelaskan, Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang akan menjadi penentu kelulusan siswa. “Iya, (UAS penentu kelulusan siswa),” jelasnya kepada wartawan, Senin (25/1).

Kata dia, hal itu juga telah tercantum di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Dalam hal ini, sekolah dapat membuat soal secara mandiri dengan berdasarkan acuan kurikulum nasional ataupun kurikulum daruat.

“Setiap sekolah menyelenggarakan ujian kelulusannya sendiri, dengan mengikuti kompetensi-kompetensi dasar yang sudah ada secara nasional,” tambah dia. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top