Pemkab Matim Usul 769 Guru Ikut Seleksi PPPK, Kadis PPO: Penuhi 2 Kriteria | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab Matim Usul 769 Guru Ikut Seleksi PPPK, Kadis PPO: Penuhi 2 Kriteria


Kepala BKD Matim, Yustina Ngidu. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

Pemkab Matim Usul 769 Guru Ikut Seleksi PPPK, Kadis PPO: Penuhi 2 Kriteria


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim) mengusulkan 750 guru ke pemerintah pusat untuk mengikuti seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Pemkab Matim mengusulkan formasi itu dengan pertimbangan daerah itu masih kekurangan tenaga guru. Hal itu berdasarkan hasil analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) yang telah ditetapkan.

“Tahun 2019 lalu, ada 43 orang PPPK yang lolos seleksi. Sebanyak 41 orang tenaga penyuluh pertanian dan 2 orang guru. Berkasnya masih proses di BKN, dan gaji belum terima. Tahun ini kita usul lagi 769 orang untuk ikut seleksi PPPK. Semuanya guru,” ujar Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Matim, Yustina Ngidu, kepada TIMEXKUPANG.com, Rabu (27/1).

Yustina merincikan, usulan 769 guru itu untuk sejumlah mata pelajaran. Antara lain, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sebanyak 79 orang, Bahasa Inggris (84 guru), BK (32 guru), IPA (78 guru), IPS (72 guru), dan guru kelas sebanyak 149 orang. Selanjutnya guru mata pelajaran Matematika 72 orang, dan guru Penjas Orkes 95 orang. Selain itu, kata Yustina, guru PPKN sebanyak 71 orang dan guru Seni Budaya sebanyak 37 orang.

BACA JUGA: 5 Provinsi Tak Ajukan Formasi Guru PPPK, Termasuk NTT

BACA JUGA: Mendikbud Tegaskan Seleksi PPPK Tetap Melalui Tes

Yustina mengaku, pihaknya hanya sebatas mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PAN dan RB. “Nanti seperti apa petunjuknya, kita tunggu saja informasi dari pemerintah pusat. Kita hanya sebatas usul saja. Terkait apakah nanti termasuk guru THL atau tidak, itu kita belum tahu. Karena tetap kembali pada petunjuk yang diberikan pemerintah pusat nanti. Sekarang belum ada petunjuknya,” jelas Yustina.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Matim, Basilius Teto, yang dihubungi ke ponselnya Kamis (29/1) menyebutkan,  saat ini jumlah guru non Aparatus Sipil Negara (ASN) atau guru dengan tambahan penghasilan (Tamsil) di Matim sebanyak 2.475 orang. Sementara guru ASN berjumlah 2.003 orang.

“Untuk PPPK tahun 2021, Kabupaten Matim diberi kuota 2.400 orang. Informasinya sekira Maret 2021 dilakukan seleksi guru PPPK. Ada dua kriteria penting yang bisa ikut seleksi PPPK, yaitu guru TK sampai SMP yang sudah memiliki NUPTK dan terdaftar di Dapodik. Sebagian besar guru Tamsil di Matim sudah memiliki kriteria yang ada,” jelas Basilius Teto. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top