Angin Terbangkan Atap Rumah Warga Lasiana, Gerson: Kami Kaget Campur Panik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Angin Terbangkan Atap Rumah Warga Lasiana, Gerson: Kami Kaget Campur Panik


KORBAN BENCANA. Atap rumah milik Gerson Feoh, warga RT 31/RW 08, Kelurahan Lasiana terhempas akibat hantaman angin kencang disertai hujan pada Jumat (29/1) malam. Gambar diabadikan, Sabtu (30/1). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Angin Terbangkan Atap Rumah Warga Lasiana, Gerson: Kami Kaget Campur Panik


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Kupang dan sekitarnya, dalam beberapa hari terakhir, menimbulkan bencana. Setelah peristiwa longsor di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo yang merenggut nyawa pasangan suami istri (Pasutri), Jumat malam (29/1) sekira pukul 19.30 Wita, angin kencang menerbangkan atap rumah dengan konstruksi baja ringan milik Gerson Feoh, warga RT 31/RW 08, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima. Kerasnya angin disertai hujan itu menghempaskan atap rumah itu secara utuh dari dudukan bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya berupa kerugian materi.

Gerson Feoh kepada media ini dikediamannya, Sabtu (30/1) mengisahkan bahwa saat saat kejadian, ia sedang duduk bersama keluarga berjumlah sekira 10 orang di dalam rumah semi permanen yang berada di bagian belakang bangunan yang atapnya diterbangkan angin itu.

“Tidak ada seorang pun dalam rumah yang baru dibangun beberapa bulan lalu itu. Kami kaget dan panik karena angin kencang datang tiba-tiba langsung hantam atap rumah semuanya terlempar jatuh ke samping,” kata Gerson.

Atap rumah langsung mengenai kabel listrik sehingga listrik padam. Bersamaan dengan itu kondisi cuaca sementara hujan.

Gerson mengaku, sehari sebelum kejadian, ia telah memindahkan semua barang-barang yang ada di dalam rumah baru dibangun itu untuk dipindahkan ke rumah bagian belakang. Sehingga tersisa hanya satu lemari saja di dalam rumah yang belum sempat dipindahkan.

“Ibu saya lihat tempelan semen pada bangunan tembok sebagian sudah mulai jatuh. Sehingga ibu saya sampaikan kita pindah ke rumah lama bagian belakang. Setelah kita pindahkan semua barang-barang keesokan harinya (Jumat, 29/1, Red) atap rumah dihantam angin kencang,” jelas Gerson.

Rumah yang dibangun dengan konstruksi permanen ini seluas 6×6 meter dengan tinggi sekira 4 meter. Terdapat dua kamar tidur dan satu teras rumah yang masih sementara dikerjakan dan belum rampung.

Gerson menyebutkan, setelah peristiwa ini, Lurah Lasiana, Welem Bentura, didampingi Babinpotdirga TNI AU, Ketua RT 31/RW 8, Dominggus Umbu Lolo dan pihak BPBD Kota Kupang mendatangi kediaman mereka untuk melihat langsung kondisi yang ada.

BACA JUGA: Longsor di Bantaran Kali Liliba Renggut Nyawa Pasutri, Pemkot Evakuasi 146 Jiwa

Pada kesempatan yang sama, Ketua RT 31/RW 8, Dominggus Umbu Lolo, mengatakan bahwa kejadian ini baru diketahui pada Sabtu (30/1) pagi sekira pukul 09.00 Wita.

 

Tanah longsor di wilayah RT 10/RW 4, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Sabtu (30/1) dinihari sekira pukul 05.00 Wita. (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

“Benar, ini warga saya yang tertimpa musibah angin kencang. Saya bersama Lurah Lasiana, Babinpotdirga dan BPBD Kota Kupang sudah turun ke lokasi bencana,” jelas Umbu.

Dirinya berharap kepada warga untuk selalu waspada saat kondisi cuaca seperti saat ini. Ia juga tegaskan kepada masyarakat jika terjadi bencana atau hal lainnya segera laporkan sehingga ia bisa cepat disampaikan ke Pemerintah Kelurahan Lasiana.

Lurah Lasiana, Welem Bentura, membenarkan adanya kejadian angin kencang yang menghantam atap rumah milik Gerson Feoh warga RT 31/RW 8. Setelah mendapat informasi dari Ketua RT 31/RW 8, Dominggus Umbu Lolo, ia langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi,” jelas Welem Bentura saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon, Sabtu (30/1).

Dalam rumah tersebut terdapat 10 orang yang terdiri dari 6 orang Laki-laki dan 4 orang perempuan. “Hari Senin kami dari Pemerintah Kelurahan Lasiana akan bersurat resmi ke pihak BPBD Kota Kupang dan Dinas Sosial Kota Kupang,” ungkapnya.

Dari kejadian ini, Welem mengimbau warganya untuk selalu waspada. Ia meminta warga agar ketika terjadi bencana seperti ini cepat melapor ke RT/RW dan Pemerintah Kelurahan, sehingga bisa mengambil langkah cepat dan tepat.

Sementara itu, bencana longsor kembali mengancam permukiman di wilayah RT 10/RW 4, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Sabtu (30/1) dinihari sekira pukul 05.00. Longsor juga merusakan sekira lima unit rumah warga Mantasi, tepatnya di wilayah RT 04 dan RT 05. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top