Tanah Longsor di Mantasi, 5 Rumah Warga dan PAUD Terancam Roboh | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tanah Longsor di Mantasi, 5 Rumah Warga dan PAUD Terancam Roboh


TANAH LONGSOR. Retakan tanah akibat longsor yang menimpa PAUD Kartika di Kelurahan Mantasi, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Gambar diabadikan, Sabtu (30/1). Kondisi ini cukup mengancam bangunan PAUD. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Tanah Longsor di Mantasi, 5 Rumah Warga dan PAUD Terancam Roboh


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Hujan deras dengan intensitas tinggi di Kota Kupang dalam sepekan terakhir telah menimbulkan bencana. Ada korban jiwa juga harta benda. Misalnya bencana longsor yang terjadi di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) beberapa hari lalu menewaskan pasangan suami-istri, dan ratusan warga lainnya terpaksa dievakuasi. Jumat (29/1), hujan disertai angin kencang menerbangkan atap rumah warga di Kelurahan Lasiana.

Hari ini, bencana tanah longsor mengancam warga yang bermukim di wilayah Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, dan Kelurahan Mantasi, Kecamatan Alak.

Di Kelurahan Mantasi misalnya, sebanyak lima rumah warga terancam roboh akibat tanah longsor yang menimpa wilayah itu, Sabtu (30/1).

Lurah Mantasi, Fransiskus Arkian, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon, Sabtu (30/1), membenarkan adanya lima rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor. Tak hanya itu, bangunan pagar PAUD Kartika di wilayah itu juga roboh akibat pergeseran tanah.

Bencana tanah longsor yang terjadi sekira pukul 05.00 dinihari, Sabtu (30/1), terletak di wilayah RT 5, menimpa dua rumah warga masing-masing Dominggus Ludji dan Jhon Nubatonis. Kerusakan paling parah menimpa salah satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) Kartika. “Saya sudah turun ke lokasi melihat langsung. Saya sudah laporkan ke Dinas Sosial dan BPBD Kota Kupang,” ujarnya.

Dirinya berharap pihak BPBD Kota Kupang dan Dinas Sosial Kota Kupang segera menindaklanjuti peristiwa bencana ini.

BACA JUGA: Angin Terbangkan Atap Rumah Warga Lasiana, Gerson: Kami Kaget Campur Panik

Sebelumnya telah terjadi tanah longsor pada Selasa (26/1). Terdapat tiga rumah warga yang terdampak tanah longsor. Lokasi kejadian berada di wilayah RT 3. Ketiga rumah yang terancam longsor itu milik Nehemia Hanadi’i, Oktovianus Lope, dan rumah milik Salamia Bunga.

“Saya harapkan kepada warga yang rumahnya rawan tanah longsor untuk selalu waspada. Jika hujan turun dalam waktu lama, kalau bisa untuk sementara berpindah ke rumah keluarga agar mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan,” harapnya.

Orang nomor satu di Pemerintah Kelurahan (Pemlur) Mantasi itu menyatakan bahwa lokasi yang ditempati warga juga sangat rawan longsor. Potensi terjadi tanah longsor susulan sangat tinggi, terutama di musim penghujan seperti sekarang ini. “Oleh sebab itu, warga harus selalu waspada,” tegasnya.

Terpisah, Camat Alak, Ridhon A. Bire, mengimbau kepada warga se-Kecamatan Alak untuk tetap waspada dengan situasi di musim penghujan ini. “Masyarakat harus tetap waspada, terutama yang mendiami lokasi rawan tanah longsor,” imbaunya. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top