Vaksin Sinovac Tiba Atambua, Awal Februari Action | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Vaksin Sinovac Tiba Atambua, Awal Februari Action


Wabup Belu, J. T. Ose Luan (kiri) saat memantau kiriman vaksin yang tersimpan di gedung Farmasi Dinas Kesehatan Belu, Jumat (29/1). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Vaksin Sinovac Tiba Atambua, Awal Februari Action


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 3.080 dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang dikirim dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT sudah tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Jumat (29/1). Kondisi penyimpanananya sesuai standar suhu yang ditentukan, dan dipastikan aman untuk digunakan awal Februari 2021 nanti.

Pantauan media ini Jumat (29/1/2021), Wakil Bupati (Wabup) Belu, J. T. Ose Luan didampingi Penjabat Sekda, Frans Manafe dan Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Belu, Florianus Nahak memantau langsung kiriman vaksin yang tersimpan di gudang Farmasi Dinkes.

Wabup J. T. Ose Luan saat ditemui di gudang Farmasi Dinkes Belu menjelaskan, vaksin tiba sejak sore kemarin dengan pengawalan petugas keamanan dari Polisi dan TNI.

Wabup Ose Luan menyebutkan, jatah vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Belu sebanyak 3.080 dosis.

Vaksin ini, kata Wabup Ose Luan, diprioritaskan untuk seluruh tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Belu, baik yang ada di rumah sakit dan nakes yang ada di 17 Puskesmas di wilayah itu.

Wabup Ose Luan menuturkan, dari jumlah vaksin yang dikirim itu, akan disuntikkan dua kali kepada penerima vaksin tahap pertama, sehingga dipastikan sebanyak 1.540 orang yang akan mendapat suntikan kekebalan anti Covid-19 ini.

Pemberian vaksin perdana akan diberikan untuk 10 orang perwakilan dari berbagai kalangan masyarakat yang berlokasi RS Tentara Atambua. Sehingga Dinas Kesehatan sebagai pelaksana perlu menyiapkan secara baik agar proses vaksinasi perdana berjalan sukses.

“Kick off 10 orang nanti di RS Tentara. Sehingga kita minta untuk disiapkan pesertanya. Sedangkan untuk tenaga kesehatan langsung di masing-masing Puskesmas,” tandas Ose Luan.

Mantan Sekda Belu ini menjelaskan, penerima vaksin tentunya harus melalui skrining terlebih dulu untuk memastikan kondisi fisik benar-benar sehat atau siap divaksin.

“Sedangkan yang dalam kondisi kurang sehat seperti penyakit bawaan tentunya tidak dilakukan vaksin,” katanya.

Proses vaksinasi terpusat di masing-masing Puskesmas. Sehingga perlu ada koordinasi dan kerjasama dengan para tenaga kesehatan di puskesmas.

Ose Luan menyatakan Pemkab belu siap menyukseskan program nasional vaksin Covid-19 ini.

Menyinggung mengenai tanggal pelaksanaan vaksin, Ose Luan memastikan dilakukan pada minggu pertama atau kedua Februari 2021. “Tanggalnya belum pasti, tapi kita vaksin mulai Februari. Ini penyakit unik karena serangan Covid-19 serang tanpa gejala, sehingga perlu vaksin,” tegasnya.

Plt. Kadis Kesehatan, Florianus Nahak menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 34 tenaga vaksinator dari 17 Puskesmas di wilayah itu. “Mereka sudah siap untuk melaksanakan vaksin,” kata Florianus.

Saat ini, lanjutnya, tersedia 50 test rapid antigen bantuan dari provinsi. Sehingga disiapkan khusus untuk pemeriksaan tenaga vaksinator.

“Nanti setelah kick off di RS Tentara, diikuti distribusi untuk semua puskesmas. Untuk Nakes yang ada di rumah sakit nanti divaksin di puskesmas terdekat,” jelasnya.

Menurut Florianus, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan nakes, siapa saja yang harus mendapatkan vaksin. Mengenai keamanan, Florianus menyebutkan, vaksin itu disimpan dengan suhu dua sampai delapan derajat celcius di instalasi farmasi sehingga dipastikan aman. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top