Kebutuhan Naik Drastis, Pemkot Pesan Mesin Oksigen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kebutuhan Naik Drastis, Pemkot Pesan Mesin Oksigen


Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kebutuhan Naik Drastis, Pemkot Pesan Mesin Oksigen


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menjelaskan, saat ini semua rumah sakit di Kota Kupang mengalami kendala karena persediaan Oksigen yang terbatas. Begitu juga dengan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, yakni RSUD S. K. Lerik.

Menurut Jefri, Pemkot Kupang saat ini tengah berupaya untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah.

Ini merupakan upaya jangka menengah yang diambil pemerintah guna mengantisipasi jika persediaan oksigen di fasilitas kesehatan mulai berkurang.

Salah satu upaya yang dilakukan, kata Jefri, Pemkot Kupang telah memesan mesin Oksigen agar kedepannya tidak ada lagi masalah tentang kekurangan Oksigen.

“Kami sudah pesan mesin Oksigen tetapi masih dalam proses pengiriman. Diperkirakan akan sampai satu bulan ke depan sehingga diharapkan persediaan Oksigen yang ada sekarang ini bisa mencukupi,” terang Jefri.

Terpisah, Direktris RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Halek mengatakan, sampai saat ini kebutuhan akan Oksigen meningkat tajam dibandingkan tahun 2020 kemarin.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak, RS Kesulitan Oksigen, PERSI NTT Surati Dinkes

Meski demikian, kata Marsiana, persediaan di RSUD S. K. Lerik saat ini masih terpenuhi sehingga masih bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan terhadap pasien.

“Memang kami mengalami kesulitan, karena hanya satu tempat yang melayani persediaan Oksigen untuk seluruh rumah sakit di Kota Kupang. Akibatnya perputarannya lamban, karena harus mengantre sementara kebutuhan semua rumah sakit meningkat,” katanya.

Marsiana menyebutkan, awalnya kebutuhan Oksigen di RSUD S. K. Lerik, sepanjang Maret sampai Desember 2020 kemarin, setiap minggu sebanyak 15 tabung, namun mulai Januari 2021 naik menjadi 30 tabung per hari.

“Jadi untuk RS S. K. Lerik saja terjadi kenaikan 10 kali lipat, dan ini terjadi di semua rumah sakit, sehingga tidak bisa dihindari meningkatnya kebutuhan tabung Oksigen per harinya,” jelas Marsiana.

Marsiana mengaku, yang menjadi masalah tempat pengisian Oksigen hanya satu tempat dengan kemampuan 250 tabung per hari. Ini yang membuat sampai terhambat. “Biasanya pengisian Oksigen hanya beberapa jam atau hanya satu hari, sekarang harus menunggu berhari-hari,” bebernya.

Marsiana menambahkan, untuk kondisi saat ini di RSUD S. K. Lerik, persediaan tabung Oksigen sebanyak 37 tabung, dan ditambah 20 tabung yang disewa. “Saat ini sementara dalam pemesanan sebanyak 25 tabung lagi,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top