Dinkes TTS Agendakan Vaksinase Nakes di GOR Nekmese | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dinkes TTS Agendakan Vaksinase Nakes di GOR Nekmese


Kadis Kesehatan TTS, dr. Eirene Atte (tengah) bersama Dandim 1621/TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo (kiri) ketika memantau lokasi penyimpanan vaksin Sinovac di Laboratorium Farmasi Dinkes TTS, Senin (1/2). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dinkes TTS Agendakan Vaksinase Nakes di GOR Nekmese


Pastikan Vaksin Covid-19 Aman, Dinkes dan Kodim 1621/TTS Lakukan Hal Ini

SOE, TIMEXKUPANG.com-Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana terhadap pejabat esensial dan para tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten TTS diundur hingga Rabu (3/2) besok. Padahal sesuai rencana awal, penyuntikan vaksin Sinovac ini dilaksanakan Senin (1/2).

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan TTS, dr. Eirene Atte bersama Dandim 1621/TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo bersama meninjau lokasi penyimpanan vaksin di Laboratorium Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) TTS, kemarin (1/2). Kehadiran dua pejabat ini untuk memastikan vaksin dalam keadaan aman hingga pelaksaan vaksinasi.

Dalam kunjungan itu, Kadis Eirene dan Dandim Koerniawan melihat langsung tempat penyimpanan vaksin Covid-19 termasuk menyaksikan simulasi perpindahan aliran listrik dari PLN ke genzet jika terjadi pemadaman listrik sewaktu-waktu.

“Ini bagian dari upaya kami dalam mendukung dan mengawal program vaksinasi secara serentak di Indonesia khususnya di wilayah TTS,” kata Letkol Koerniawan, kemarin (1/2).

Usai memantau ruang penyimpanan vaksin, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo menilai ruang tersebut sudah sangat layak termasuk peralatan hingga pasokan listrik.

“Saya melihat Lab Farmasi Dinkes sudah siap, terutama dalam menyediakan pasokan listrik untuk alat-alat penyimpanan vaksin Covid-19. Khususnya pada perpindahan dari PLN ke genzet atau sebaliknya. Petugas secara cepat dan tidak lebih dari tiga menit mesin sudah dapat beroperasi kembali,” katanya.

Kadis Kesehatan TTS, dr. Eirene Atte menjelaskan bahwa pertunjukan atau simulasi para petugas yang disiagakan di Laboratorium Farmasi Dinkes TTS dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik.

Eirene mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan aliran listrik tetap menyala. Namun langkah antisipasi telah dilakukan melihat kondisi cuaca yang tidak mendukung saat ini, dimana listrik bisa saja padam sewaktu-waktu.

“Kita tidak tahu cuaca ke depan seperti apa. PLN memang bersedia memasok listrik 24 jam tapi bisa saja ada peristiwa atau kejadian yang memang tidak bisa dihindari dan listrik bisa padam, maka kami menyediakan genzet serta melatih petugas ketika mengalihkan aliran listrik dari PLN ke genzet agar vaksin tetap dalam suhu yang direkomendasikan,” sebutnya.

Pada kunjungan tersebut kedua pimpinan itu mendiskusikan berbagai permasalahan yang mungkin timbul dan antisipasi dalam distribusi vaksin ke kecamata-kecamatan terjauh.

Terhadap para penerima vaksin, khususnya nakes yang jauh dari pusat pemerintahan, pelaksanaan pemberian vaksinasi akan dilakukan serentak di GOR Nekmese.

“Pertimbangan jarak dan cuaca, maka kita pusatkan saja pemberian vaksinnya di GOR,” sebutnya.

Untuk diketahui, Dinkes TTS telah menerima vaksin Covid-19 produksi Sinovac Tiongkok sebanyak 3.240 vial. Vaksin yang pengirimannya mendapat pengawalan ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP) itu disimpan pada dua cool box.

Selain vaksin, Dinkes TTS juga mendapat 13 koli logistik penunjang vaksinasi Covid-19, seperti alat pelindung diri (APD) lengkap berjumlah 5.614, alat suntik 53.900 dan septic box 582. Semuanya kini disimpan di gudang Farmasi TTS.

Setelah menerima vaksin, Dinkes TTS berencana akan melakukan vaksin tahap pertama kepada 10 orang pejabat esensial sesuai edaran Menteri Kesehatan dan 1.600 nakes.

Pejabat esensial tersebut dimulai dari Bupati, Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua Pengadilan, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD, Tokoh agama dan tokoh masyarakat. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top