DPRD TTU Desak Pemerintah Perhatikan Keselamatan Nakes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

DPRD TTU Desak Pemerintah Perhatikan Keselamatan Nakes


Ketua Fraksi Ampera DPRD TTU, Yohanes Salem. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

DPRD TTU Desak Pemerintah Perhatikan Keselamatan Nakes


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Dewan Perwakilan Rakyat DPRD (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyoroti kebijakan Pemerintah Daerah dalam menangani kasus Covid-19, terutama keselamatan tenaga kesehatan (Nakes).

Sorotan wakil rakyat tersebut buntut dari seorang nakes di Puskesmas Noemuti yang dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil rapid test antigen yang berakibat pada penutupan sementara pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Sekretaris Fraksi Ampera DPRD TTU, Yohanes Salem bahkan mendesak Pemkab TTU agar memberikan perhatian serius terhadap keselamatan para tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

Menurut Yohanes, Pemkab TTU seharusnya proaktif dalam membentengi dan mendukung para tenaga medis sebagai garda terdepan memerangi pandemi Covid-19. Pasalnya, para tenaga medis berpotensi tertular Covid-19 saat menangani pasien.

“Jujur saya sangat prihatin terhadap pemberitaan media beberapa hari lalu yang menyatakan salah satu staf di Puskesmas Noemuti hasil pemeriksaannya reaktif antigen,” ungkap Yohanes kepada Timor Express, di Kefamenanu, Selasa (2/2).

Mestinya, kata Yohanes, pemerintah melalui satuan gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 TTU harus melakukan pemeriksaan swab secara menyeluruh kepada seluruh nakes demi memastikan keamanan dan kesehatan para medis.

Yohanes menegaskan hal ini lantaran penutupan fasilitas kesehatan akibat nakes terpapar Covid-19 dapat mempengaruhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di TTU seperti Puskesmas Noemuti.

Selain memberikan perhatian serius terhadap para nakes, Yohanes juga mendorong pemerintah memberikan pehatian serius kepada fasilitas kesehatan bagi para medis seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan lain-lain. Pasalnya keterbatasan fasilitas kesehatan bagi para tenaga medis bisa menjadi momok penyebaran Covid-19.

“Beberapa hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan sebaran yang disumbangkan dari klaster fasilitas kesehatan. Kalau ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi daerah ini,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD TTU, Fabianus One Alisiono meminta kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan rapid antigen massal kepada seluruh nakes di TTU.

Hal tersebut dipandang penting untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di TTU melalui klaster tenaga kesehatan.

“Kalau tenaga kesehatan positif Covid-19 maka siapa yang merawat masyarakat yang terpapar? Sehingga ini harus dilakukan rapid antigen massal khusus untuk tenaga kesehatan,” tegasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top