Mohon Pengampunan dan Pemulihan, Pemerintah dan Lintas Agama Doa Bersama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Mohon Pengampunan dan Pemulihan, Pemerintah dan Lintas Agama Doa Bersama


DOA BERSAMA. Suasana khusuk dalam acara doa bersama yang digelar pemerintah dan para pemimpin umat beragama, di gereja Elim Mondo, Kamis (4/2). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Mohon Pengampunan dan Pemulihan, Pemerintah dan Lintas Agama Doa Bersama


Ita Esa untuk Rote Ndao

BA’A, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah dan tokoh lintas agama bersatu hati (Ita Esa) menggelar acara doa bersama untuk Kabupaten Rote Ndao, Kamis (4/2). Kegiatan yang sarat nilai keagamaan tersebut, digelar di gereja Elim Mondo. Doa bersama ini digelar menyusul maklumat yang dikeluarkan Bupati Rote Ndao.

Maklumat yang dikeluarkan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE, tertanggal 1 Februari 2021 itu isinya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat termasuk pimpinan organisasi keagamaan untuk meminta pertolongan dan pengampunan Tuhan. Hal tersebut, sebagaimana yang dimaksudkan Bupati Paulina, adalah akibat penyebaran Covid-19 yang terus mengkhawatirkan.

Dalam maklumat yang diterima Timor Express, Kamis (4/2), Bupati Paulina menyerukan untuk warganya memanjatkan doa sekaligus berpuasa dalam seminggu penuh, mulai Rabu (3/1) hingga Selasa (9/2).

“Kepada semua pimpinan organisasi keagamaan dan seluruh lapisan masyarakat, agar dalam satu minggu ini, dimaklumkan untuk berdoa dan berpuasa,” kata Bupati Paulina.

Doa dan puasa ini adalah untuk memohon ampunan dan kemurahan Tuhan atas bangsa dan negara, terlebih Kabupaten Rote Ndao. Dimana, peningkatan Covid-19, sekaligus untuk pemulihan Rote Ndao terhadap ancaman pandemi Covid-19.

Bupati Paulina berharap, melalui doa dan puasa, diperoleh pengasihan dan pengampunan dari Tuhan sang pemiliki kehidupan. Sehingga dalam menghadapi masa sulit pandemi ini, Rote Ndao, dan juga Provinsi NTT dikaruniakan hikmat untuk dapat melewatinya.

“Kiranya Tuhan sang pemilik kehidupan, mengasihi dan mengampuni serta mengaruniakan hikmat kepada umatNya, untuk dapat melalui setiap tantangan dan kesulitan di masa pandemi ini, baik di Rote Ndao, juga Provinsi NTT,” harap Bupati Paulina dalam maklumatnya.

Menindaklanjuti maklumat tersebut, pemerintah bersama para tokoh agama, menggelar acara doa bersama, Kamis (4/2). Acara yang dipusatkan di Gereja Elim Mondo ini melibatkan 11 tokoh agama, termasuk dedominasi.

Ke-11 tokoh agama tersebut adalah, yakni Pdt. Thobi Manafe, S.Th, Ira Eba Radja Pono, S.Th, Tonias Nalle, S.Th, Nofer Ndao, S.Th, Melkianus S.O. Lopo, S.Th, Andry Lulu, S.Th, Yuliana Langga-Famani S.Th, Theresya Sarlout, S.Th, dan Pdt. Fransis I. Seka, S.Th dari unsur Nasrani. Kemudian dari Katholik, Pastor Paroki St. Cristoforus, dan dari Islam, Ahmad Koso, sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rote Ndao.

Kristen, Khatolik, dan Islam terbingkai dalam ‘Ita Esa’, untuk panjatkan doa dengan penuh kekhusukan. Semuanya memohon belas kasihan Tuhan Yang Esa, terhadap bencana non alam pandemi Covid-19.

Doa yang dilakukan secara berantai itu, dimulai dari Pdt. Ira Eba Radja Pono dan diakhiri oleh Pdt. Thobi Manafe. Dari doa yang diucapkan masing-masing tokoh agama ini, meminta pemulihan untuk bangsa Indonesia, serta para pemimpin, terlebih Kabupaten Rote Ndao.

Terhadap penanggulangan Covid-19, dalam doa yang dipanjatkan oleh pendeta Ira, ia memohon roh ketabahan untuk diberikan kepada pemerintah pusat dan Satgas Nasional. Ira meminta kesehatan dan perlindungan Tuhan kepada seluruh anggota keluarganya.

Demikian halnya kepada pemerintah di jenjang Provinsi NTT. Ketua MUI Rote Ndao, Ahmad Koso, dalam doanya, memohon agar senantiasa dilindungi dalam masa pandemi ini.

“Ya Allah, kami datang dan memohon kepadaMu. Kiranya Engkau beri kesehatan, dan juga melindungi pemerintah kami, pemerintah Provinsi NTT. Hindarkanlah mereka, bersama semua keluarganya dari ancaman Covid-19,” ucap Ketua MUI Ahmad Koso, dalam doanya.

Sedangkan untuk pendoa selanjutnya, mendoakan terhadap Kabupaten Rote Ndao. Mulai dari Pemerintah, para wakil rakyat, TNI/Polri, ASN terlebih Tenaga Kesehatan (Nakes) dan warga yang terpapar Covid-19, termasuk semua keluarganya, dibawakan dalam doa berantai itu.

Keselamatan seluruh masyarakat Indonesia, juga didoakan. Demikian halnya kerukunan antar pemimpin umat beragama, hingga pertumbuhan ekonomi, juga dipanjatkan dalam doa-doa itu.

“Tuhan, kami memohon, jaga dan lindungilah bangsa kami, daerah kami, dan juga semua saudara kami dari pandemi ini. Kami percaya, hanya Engkaulah yang sanggup dan berkuasa atas semuanya,” ucap Thobi Manafe, S.Th, dalam doanya.

Bupati Paulina usai acara doa bersama tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya, sebagai pemerintah. Sebab, acara doa bersama yang diinisiasi oleh pemerintah, dapat dilaksanakan.

Bahkan, Bupati Paulina, mengatakan, pemerintahan yang dipimpinya, tidak sanggup menghadapi tantang Covid-19, dengan berjalan sendiri. Sehingga dirinya memohon dukungan dari semua pemimpin agama, serta umat yang dipimpin untuk terus mendoakan Kabupaten Rote Ndao.

“Kami tidak bisa apa-apa saat ini. Karena kami tidak sanggup berjalan sendiri. Tolong dukung terus dalam doa, agar Rote Ndao dipulihkan Tuhan,” kata Bupati Paulina yang kemudian menitipkan pesan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dalam aktifitas keseharian.

Acara doa bersama itu, selain hadir Bupati Paulina, juga hadir Asisten Kesejahteraan dan Pembangunan, Ir. Untung Harijito, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek, dan Kepala Bagian Umum, Handryans Bessie, S.Ip. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top