Nakertrans Matim Serahkan TKW Getrudis yang Sempat Terlantar ke Keluarga | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Nakertrans Matim Serahkan TKW Getrudis yang Sempat Terlantar ke Keluarga


Tim Pokja Matim saat menjemput Getrudis (duduk di kursi, baju merah) di Bandara So'a, Januari 2021 lalu. (FOTO: Dinas Nakertrans Matim for TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Nakertrans Matim Serahkan TKW Getrudis yang Sempat Terlantar ke Keluarga


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), akhirnya memulangkan dan menyerahkan seorang tenaga kerja wanita (TKW), Getrudis Agung, kepada keluarganya di Kampung Nengkal, Desa Gurung Turi, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Getrudis, yang sebelumnya ramai diperbincangkan di jagat media sosial karena terlantar di negara jiran Malaysia bebeberapa waktu lalu itu akhirnya dipulangkan dalam kondisi sehat. Perempuan yang telah bersuami ini pertama kali ditemukan Dewi Kholifah dari Lembaga Pemantau Perdagangan Manusia Perwakilan Luar Negara untuk Malaysia di pinggir jalan, tepatnya depan KBRI Kualu Lumpur, pada 20 Oktober 2020 lalu.

“Kami sudah pulangkan dan serahkan Getrudis ini ke suaminya, pada 28 Januari 2021 dan acaranya berlangsung di kantor Camat Lamba Leda Selatan. Kita serahkan ke suaminya,” ujar Kepala Dinas Nakertrans Matim, Fridus Jahang di ruang kerjanya, Senin (8/2).

Menurut Fridus, acara penyerahan disaksikan kepala desa dan seorang kepala seksi di kantor camat Lamba Leda Selatan. Pemulangan Getrudis dari Malaysia ke Jakarta difasilitasi oleh pihak KBRI di Malaysia. Selanjutnya dari Jakarta ke Kupang dan terus ke Bandara So’a, Kabupaten Ngada.

“Kami dari tim Pokja, termasuk didalamnya pihak Kepolisian, menjemput Getrudis ini di Bandara So’a, Kabupaten Ngada. Sementara dari Kupang, Getrudis diantar oleh petugas dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi NTT,” kata Fridus Jahang yang saat itu didampingi salah satu kabidnya, Marna.

BACA JUGA: Pemkab Matim Tuntut Perusahan Perekrut Pulangkan TKW Getrudis

BACA JUGA: TKW Asal Matim Ditemukan di Tepi Jalan di Malaysia, Begini Penjelasan Nakertrans

Lanjut dia, sebelum diserahkan ke pihak keluarga, Getrudis bersama tim pokja yang menjemputnya, diperiksa dengan rapid tes antigen di RSUD Borong. Tujuanya untuk mengantisipasi tidak terjadi penyebaran Covid-19. Apalagi Getrudis baru saja datang dari daerah yang juga tinggi penyebaran Covid-19.

“Sebelum kami antar dia ke keluarganya, kami tim pokja dan saudari Getrudis melakukan pemeriksaan rapid test antigen, dan bersyukur hasilnya pun negatif. Pihak keluarga, khusus suaminya sangat senang dan bersyukur, karena Getrudis istrinya itu bisa pulang dan tiba dengan selamat di tengah keluarga,” tutur Fridus Jahang.

Dia juga mengatakan, kondisi Getrudis saat ini masih depresi. Tentu pihak Nakertrans belum bisa bertanya banyak hal kepada Getrudis. Termasuk informasi terkait haknya sebagai TKW pada majikan di Malaysia. Getrudis tercatat sebagai TKW legal dan direkrut melalui perusahan resmi, PT Rimba Ciptan Indah di Jakarta.

Getrudis berangkat ke Malaysia pada 2018 lalu dengan masa kontrak selama dua tahun. Setelah mendapat kabar bahwa Getrudis ditemukan terlantar di Malaysia, pihaknya langsung mengidentifikasi jalur keberangkatan Getrudis menuju negeri jiran tersebut. Karena melalui jalur resmi, pihaknya langsung menghubungi perusahaan perekrutnya.

“Kami belum bisa tanya banyak ke Getrudis terkait haknya. Kalau dia sudah pulih dari depresi, kita bisa tanya tentang itu. Nanti kami juga panggil koordinator untuk wilayah Matim dari perusahaan perekrutnya. Getrudis ini sempat terlantar dan ditemukan oleh Dewi Kholifah di jalan. Kondisinya saat itu, depresi,” kata Jahang.

Sementara lanjut dia, terkait masalah upah dari sejumlah warga desa Lidi, Kecamatan Rana Mese, dengan PT Santrinitas Teknik Utama, sudah selesai. Dinas Nakertrans Matim telah memanggil dan memerintahkan PT Santrinitas Teknik Utama, untuk membayar upah dari warga tersebut. Dalam proses pembayaranya, warga sendiri yang menerima dan berlangsung di Desa Lidi. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top