Bangun Desa, Kemendikbud, Kemendes, dan Kemendagri Teken MoU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bangun Desa, Kemendikbud, Kemendes, dan Kemendagri Teken MoU


ILUSTRASI. PKM Mahasiswa UKAW Kupang di Kabupaten TTS ikut membantu mencegah stunting yang masih tinggi di wilayah itu tahun lalu. (FOTO: ISTIMEWA)

PENDIDIKAN

Bangun Desa, Kemendikbud, Kemendes, dan Kemendagri Teken MoU


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) melakukan sinergi dalam pembangunan desa. Adapun, sinergi itu disepakati dalam bentuk nota kesepahaman (MoU).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam mengatakan bahwa pihaknya di sini mengambil peran dalam menghadirkan pendidikan ke dalam desa.

“Sebagai bentuk nyata dalam mebangun desa dengan menghadirkan kampus ke desa, jadi kampus membangun desa melalui berbagai program yang sudah kita siapkan bersama,” kata dia dalam Penandatanganan Kesepahaman Bersama dan Pengukuhan Pengurus Forum PERTIDES, Rabu (10/2).

Nizam menuturkan bahwa nantinya para mahasiswa akan hadir di desa untuk mempelajari permasalahan di lingkungan tersebut. Harapannya, hal ini akan memberikan dampak baik bagi desa yang menjadi praktik itu.

“Semoga berdampak signifikan kepada kemajuan desa kita. Baik pengentasan kemiskinan, peningkatan penghasilan petani. Demikian pula dengan pendataan desa yang masih menjadi peer besar kita,” imbuh dia.

Pasalnya, menurut dia, desa ke depannya membutuhkan teknologi untuk membantu dan menyelesaikan permasalahan di desa. Peran mahasiswa dalam mengedukasi pemanfaatan teknologi kepada masyarakat desa akan sangat besar.

“Pemetaan desa secara digital, adek-adek mahasiswa dengan kemampuan teknologinya tentu bisa mengatasi hal tersebut. Kemudian bebagai macam program yang harus kita wujudkan dengan bergotong royong,” jelas Nizam.

Harapannya, dengan ini SDM di lingkungan desa juga akan semakin berkembang dan siap menghadapi era revolusi industri 4.0. “Menjadikan masyarakat lebih dewasa dan semakin menjadi contoh bagi dunia,” tutupnya. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top