262 Nakes Jalani Vaksinasi, Bupati Rote Ndao Apresiasi Dinkes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

262 Nakes Jalani Vaksinasi, Bupati Rote Ndao Apresiasi Dinkes


SUNTIK VAKSIN SINOVAC. Kepala Puskesmas Delha, Kecamatan Rote Barat, Linda Menno mendapat suntikan vaksin Sinovac oleh petugas, Senin (8/2). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

262 Nakes Jalani Vaksinasi, Bupati Rote Ndao Apresiasi Dinkes


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 262 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Rote Ndao menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 secara serentak, mulai Senin (8/2). Jumlah ini tersebar di 9 dari 12 Puskesmas yang ada di pulau terselatan NKRI itu.

Vaksinasi yang dilakukan dalam dua hari itu, yakni Senin (8/2) dan Selasa (9/2) dipantau langsung Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE, dan Wakil Bupati (Wabup), Stefanus M. Saek, SE, M.Si. Pada hari pertama, Senin (8/2), Bupati Paulina memantau dari Puskemas Busalangga, Batutua, Delha, dan Oelaba.

Turut mendampingi Bupati Paulina dan Wabup Stef Saek pada pemantauan vaksinasi hari pertama, yakni Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly, MM, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Daniel W Nalle, S.Pt, serta Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Rote Ndao, Eden Bell.

Dari unsur Forkopimda, ikut Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Pulau Rote, Letkol laut (P) Anis Latif, SE., M.Tr.Hanla, MM, pejabat TNI/Polri dari masing-masing wilayah, serta perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri setempat.

Sedangkan pemantaun dihari kedua, Selasa (9/2), vaksinasi dilakukan di dua lokasi, yakni Puskesmas Ba’a dan Puskesmas Feapopi.

Khusus untuk Kabupaten Rote Ndao, vaksinasi ini baru digelar, Senin (8/2), dan diperuntukan bagi 820 orang sebagai penerima vaksin. Dari jumlah tersebut nakes mendapat prioritas pertama, termasuk beberapa pejabat pemerintahan.

Sebelumnya, Selasa (2/2) lalu, sebanyak 1.640 dosis vaksin Sinovac, dikirim dengan pengawalan ketat TNI dan Polri, lalu diamankan di Gudang Farmasi, Dinas Kesehatan Rote Ndao.

“Vaksin ini saya serahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan, untuk segera melakukan vaksinasi,” kata Bupati Paulina saat menerima vaksin di Gudang Farmasi, Dinas Kesehatan, pada Selasa (2/2) lalu. Bupati Paulina juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Pos Indonesia yang telah menjadi agen pengirim vaksin tersebut.

Pelaksanaan vaksinasi di empat fasilitas kesehatan (Faskes) pada hari pertama itu diberikan kepada 134 nakes. Rinciannya 34 orang dari 66 nakes di Puskesmas Busalangga, Puskesmas Batutua (41 orang dari 82 nakes), Puskesmas Delha (27 orang dari 40 nakes), dan Puskesmas Oelaba (35 orang dari 45 nakes).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Timor Express, Selasa (8/2), 128 nakes lainnya, juga sudah divaksin secara bersamaan di Puskesmas lainnya. Antara lain, 36 nakes di Puskesmas Ba’a, Oele (27 nakes), Sonimanu (10 nakes), Feapopi (20 nakes), Sotimori (13 nakes), dan Puskesmas Eahun (22 nakes).

“Kami targetkan, vaksinasi untuk Nakes selesai hari ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Eden Bell, kepada Timor Express, di Puskesmas Delha, Senin (8/2).

Namun, dalam pelaksanaan vaksinasi, belum semua nakes yang dimiliki oleh setiap Puskesmas divaksin. Sebab, masih terdapat nakes yang belum terdaftar untuk divaksin. Ada pula yang karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk divaksinasi.

Di Puskesmas Busalangga, misalnya, dari 66 nakes yang dimiliki, baru terdaftar 61 orang sebagai penerima vaksin. Sehingga masih tersisa lima nakes yang akan menyusul untuk divaksin pada periode selanjutnya.

“Masih ada 5 nakes yang belum terdaftar dalam database, sehingga akan didaftarkan untuk vaksinasi periode berikutnya,” kata Patmi Wulandari, Kepala Puskesmas Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, kepada Timor Express, Senin (8/2) di sela-sela pemantauan pelaksanaan vaksinasi oleh Bupati Rote Ndao.

Kepala Puskesmas Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Virna Mooynafi menambahkan, dari 102 nakes di wilayah itu, baru terdaftar 82 orang yang masuk program vaksinasi tahap pertama. Artinya, masih tersisa 20 nakes yang belum terdaftar, sehingga vaksinasi yang dilakukan saat ini, dilakukan sebanyak dua sesi selama dua hari terhadap 82 nakes.

Sedikit berbeda dengan yang terjadi di Puskesmas Oelaba. Dari 45 nakes yang didaftarkan, terdapat pendobelan nama pada satu nakes. Sementara 4 nakes lainnya sudah dipindah-tugaskan, sehingga ada 40 nakes yang siap menerina vaksin.

Namun 3 dari 40 nakes itu belum bisa dipastikan untuk dapat divaksin bersama 37 rekan nakesnya. Pasalnya, seorang nakes sementara menjalani karantina terpusat, akibat terkonfirmasi positif Covid-19, dan dua lainnya menunjukan hasil reaktif dari tes rapid antibodi yang kemudian diikuti dengan rapid antigen.

Sementara di Puskesmas Delha, Kecamatan Rote Barat, semua nakes yang berjumlah 50 orang itu terdaftar dalam database untuk divaksin. “Ada 50 nakes. Semuanya terdaftar untuk divaksin. Sehingga hari ini kami kami berharap cepat selasai, karena kami melakukan hingga sore hari,” kata Kepala Puskemas Delha, Linda Menno.

Bupati Paulina di sela-sela pemantauanya, di hari pertama, Senin (8/2) mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Rote Ndao. Sebab, proses vaksinasi tersebut berjalan aman dan lancar.

Terhadap para nakes yang sudah divaksin, Bupati Paulina berharap tetap menaati protokol kesehatan. Sebab, walaupun sudah divaksin, tetapi masih berada dalam masa adaptasi vaksin dengan tubuh, yang akan membentuk kekebalan tubuh terhadap Covid-19, selama satu bulan.

“Nakes yang divaksin, saya harap tetap patuhi protokol kesehatan untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan setelah vaksin,” pesan Bupati Paulina. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top