Sembuh dari Covid-19, Bupati Agas Lantik 177 Pejabat Eselon III-IV | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sembuh dari Covid-19, Bupati Agas Lantik 177 Pejabat Eselon III-IV


ANGKAT SUMPAH. Dua orang camat, yakni Camat Kota Komba dan Lamba Leda bersama ratusan pejabat lainnya saat dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Agas Andreas, di halaman kantor Bupati Matim, Kamis (11/2). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Sembuh dari Covid-19, Bupati Agas Lantik 177 Pejabat Eselon III-IV


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, melantik sebanyak 177 pejabat Eselon III dan IV lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) setempat, Kamis (11/2). Hal ini dilakukan Bupati Agas empat hari sejak berkantor pasca menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19. Diantara 177 pejabat yang dilantik tersebut, terdapat dua orang camat, yakni Camat Kota Komba, Regina Malon, dan Camat Lamba Leda, Longginus Rohos.

Acara pelantikan itu berlangsung di halaman kantor Bupati Matim, di Lehong, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong. Hadir saat itu pimpinan DPRD Matim, Sekda Matim Boni Hasudungan, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, saksi ASN dan saksi rohaniwan.

Seremoni pelantikan itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Diantaranya mewajibkan semua pejabat yang dilantik wajib mengikuti rapid tes antigen sebelum acara dimulai.

Pelantikan terhadap para pejabat tersebut berdasarakan Surat Keputusan (SK) Bupati Matim, dengan Nomor: BKPSDMD 821.2/237/II/2021.

“Hari ini (Kamis, 11/2, Red) kita pilih pelaksanaan lantik di lapangan terbuka, karena usulan dari orang kesehatan. Kata mereka, minim penyebaran Covid-19, ketimbang dalam ruangan,” ujar Bupati Agas saat melantik 177 pejabat tersebut.

Selain itu, lanjut Bupati Agas, biar semua pejabat yang dilantik bisa berjemur dan mendapat energi matahari. Karena energi matahari itu penting untuk kesehatan, termasuk kesehatan mental. Juga untuk meningkatan imun. Sehingga, dengan begitu bisa menjaga diri dari serangan Covid-19.

“Saya sudah alami bagaimana terpapar Covid-19. Beban psikologis itu ada, karena selama isolasi itu saya tinggal sendiri dalam kamar. Mana yang layani makan dan minum, semua menggunakan APD. Kalau saya stres pasti tidak akan sembuh. Sehingga saya harus semangat, enjoy, dan tidak boleh ada beban,” ungkap Bupati Agas.

Bupati Agas mengatakan, semua pejabat yang dilantik dilakukan untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat Matim. Karena itu, Bupati Agas meminta semua pejabat yang lantik untuk wajib mempelajari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), termasuk mempelajari indikator kinerja masing-masing.

“Kalau tupoksi dan indikator sudah paham, setelah itu harus kerja dengan tulus dan ikhlas, serta jujur. Jangan lihat pekerjaan itu sebagai beban. Artinya harus senang menerima jabatan yang ada dan jangan tunggu ada uang baru kerja,” katanya.

Bupati Agas juga menyinggung pentingnya kerja sama. “Jangan merasa diri hebat, tapi butuh tim. Tugas dan jabatan yang diamanahkan kepada semua merupakan kepercayaan dan kehormatan. Namun disisi lain merupakan tantangan yang harus dihadapi,” katanya.

Bupati Agas juga meminta agar para pejabat yang dilantik itu memperhatikan empat hal ini. Pertama, segera lakukan adaptasi terhadap tupoksi masing-masing. Kedua, perlu tingkatkan motivasi dan semangat kerja. Ketiga, selalu mengayomi dan melindungi pejabat di bawahnya, dan keempat, selalu menciptakan suasana kerja yang kondusif dan memupuk kerja sama yang baik. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top