Pasien Diabetes dan Hipertensi Boleh Vaksin Covid-19, Ini Aturannya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pasien Diabetes dan Hipertensi Boleh Vaksin Covid-19, Ini Aturannya


ILUSTRASI. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Ridwan Ansar menerima suntikan vaksin Sinovac dari petugas medis saat vaksinasi perdana di Kabupaten Lembata, awal Februari 2021. Kini pemerintah melalui Kemenkes telah mengeluarkan edaran bahwa warga dengan penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, kanker, dan penyakit lainnya yang masuk dalam kategori komorbid Covid-19 boleh menerima vaksin Covid-19. (FOTO: ISTIMEWA)

NASIONAL

Pasien Diabetes dan Hipertensi Boleh Vaksin Covid-19, Ini Aturannya


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, kanker, dan penyakit lainnya yang masuk dalam kategori komorbid Covid-19 boleh divaksinasi. Sebab golongan pasien tersebut merupakan rentan terkena Covid-19 dan jika tertular maka berisiko parah hingga kematian.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan surat edaran (SE) kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dalam surat edaran tersebut tercantum salah satu poin mengenai pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok komorbid dengan ketentuan yang harus dipenuhi.

Surat edaran nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda itu telah ditandatangani pada Kamis (11/2) oleh Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional telah menyampaikan kajian bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, komorbid, penyintas Covid-19, dan ibu menyusui. “Dengan terlebih dahulu dilakukan anamnesa tambahan,” kata dr. Maxi dalam keterangan resmi Kemenkes, Jumat (12/2).

Pelaksanaan pemberian vaksinasi harus tetap mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19, antara lain bagi kelompok lansia, pemberian vaksinasi pada kelompok usia 60 tahun ke atas diberikan 2 dosis dengan interval pemberian 28 hari (0 dan 28).

BACA JUGA: BPOM Minta Suntik Vaksin Covid-19 pada Lansia Harus Hati-Hati

Sementara untuk kelompok Komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg, dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining.

Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut atau gula darahnya terkontrol. Bagi kelompok komorbid penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin.

Selain itu penyintas Covid-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 bulan. Begitupun ibu menyusui dapat juga diberikan vaksinasi.

Seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi harus dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggungjawab Puskemas atau rumah sakit. Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda akan di berikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi Covid-19.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka diharapkan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia dapat segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19,” katanya. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top