Kenali 5 Gejala Aneh Pasien Covid-19 yang Belum Ada Dalam Pedoman CDC | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kenali 5 Gejala Aneh Pasien Covid-19 yang Belum Ada Dalam Pedoman CDC


RUAM KULIT. Ini merupakan salah satu gejala aneh yang dialami pasien Covid-19. Sayangnya gejala ini belum tercantum dalam daftar pedoman Center of Disease Control (CDC). (FOTO: Eat This/JawaPos.com)

NASIONAL

Kenali 5 Gejala Aneh Pasien Covid-19 yang Belum Ada Dalam Pedoman CDC


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Gejala Covid-19 yang paling khas adalah demam, batuk, dan sesak napas. Akan tetapi penyakit ini terus berkembang dengan beragam gejala lainnya. Sebagian bahkan aneh dan tak disadari.

Sejumlah gejala dikeluhkan pasien Covid-19 namun tak tercantum dalam daftar pedoman Center of Disease Control (CDC). “Daftar di bawah ini tidak mencakup semua kemungkinan gejala,” kata badan tersebut seperti dilansir JawaPos.com dari dari Eat This, Sabtu (13/2).

Berikut adalah lima gejala Covid-19 yang mungkin belum pernah didengar tetapi harus diwaspadai:

1. Rambut Rontok

Sejumlah besar pasien Covid-19 mengalami penipisan rambut dalam beberapa hari atau minggu sejak diagnosis awal. Aktris Alyssa Milano secara khusus membagikan masalah kerontokan rambutnya terkait saat tertular virus Korona. Sebuah studi baru terhadap hampir 48.000 pasien Covid-19 menemukan bahwa 25 persen dari mereka mengalami kerontokan rambut. Para ahli mengatakan ini disebut telogen effluvium, yakni masalah kepala sementara yang disebabkan oleh syok pada sistem seperti demam atau penyakit.

2. Masalah Kulit

Masalah kulit juga tidak ada dalam daftar gejala CDC, tetapi sangat umum. Masalah kulit dialami sekitar 20 persen orang dengan Covid-19 melaporkan perubahan kulit, termasuk ruam atau gatal-gatal.

BACA JUGA: Kenali 7 Gejala Baru Covid-19, Bukan Demam Atau Batuk

BACA JUGA: Kenali 3 Gejala Mutasi Covid-19 Versi CDC

BACA JUGA: Covid-19 Penipu Ulung, Ahli Ungkap Ruam Kulit pada Dewi Persik

3. Masalah Mata

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam BMJ Open Ophthalmology menemukan bahwa hampir sepertiga dari pasien Covid-19 melaporkan gejala mata. Dan angka itu mungkin lebih tinggi lagi, karena orang cenderung kurang melaporkan gejala yang mereka anggap tidak parah. Masalah-masalah ini dapat mencakup konjungtivitis (mata merah muda), mata sakit, mata gatal, atau fotofobia (kepekaan terhadap cahaya).

4. Masalah Telinga

Coronavirus dapat menyerang telinga bagian dalam, menyebabkan pusing, vertigo, pingsan, tinitus atau telinga berdenging dan gangguan pendengaran. Penelitian telah menemukan bahwa satu dari sepuluh pasien Covid-19 melaporkan tinnitus atau penurunan pendengaran.

5. Nyeri dan Bengkak pada Testis

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Emergency Medicine, melaporkan bahwa seorang pria berusia 37 tahun di San Antonio, Texas, mengalami nyeri testis dan bengkak selama tiga hari setelah didiagnosis terpapar virus Korona.

Para peneliti menulis bahwa beberapa komplikasi genitourinari telah dilaporkan terkait Covid-19, termasuk masalah pembekuan darah yang dapat menyebabkan priapisme (ereksi yang menyakitkan dan berkepanjangan). (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top