Prajurit Kodim 1618/TTU Renovasi Gedung Darurat SDN Manune | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Prajurit Kodim 1618/TTU Renovasi Gedung Darurat SDN Manune


REVONASI. kondisi SDN Manune yang tampak memprihatinkan karena dibangun sejak tujuh tahun silam dengan bahan atap lontar, dinding bebak, hingga kini masih sama keadaannya. Kodim 1618/TTU pun mengambil inisiatif merenovasi gedung ini menjadi lebih representatif. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Prajurit Kodim 1618/TTU Renovasi Gedung Darurat SDN Manune


Pelaksanaan Program TMMD 110 di Desa Motadik, Biboki Anleu

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Prajurit TNI dari Kodim 1618/TTU mengabdikan diri mendukung pemerintah daerah terutama mempercepat pembangunan di daerah tertinggal melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Tahun ini, Kodim 1618/TTU menggelar kegiatan TMMD di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu.

Dalam kegiatan itu, para prajurit bersama warga setempat melakukan renovasi gedung darurat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Manune yang kondisinya memprihatinkan. Sekolah tersebut terletak di wilayah perbatasan bagian utara, perbatasan Kabupaten TTU dan Belu tepatnya di Desa Motadik.

Kondisi bangunan ruang kelas yang dibangun sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini sangat memprihatinkan. Gedung itu dibangun dengan beratapkan daun lontar dan berdinding bebak serta berlantai tanah. Kondisi ini tampak sangat tidak layak sebagai tempat menimba ilmu.

Kondisi itu menggugah Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi yang memutuskan turun tangan membantu pemerintah melalui program TMMD demi mewujudkan alkselerasi pembangunan masyarakat di bidang pendidikan.

“Sekolah ini (SDN Manune, Red) dibangun sejak tahun 2014 lalu dan digunakan oleh warga dua dusun karena anak mereka kesulitan harus menjangkau sekolah yang letaknya jauh. Mereka harus berjalan kaki dua sampai tiga kilometer menuju ke SDN Nonotbatan,” jelas Roni Junaidi kepada Timor Express usai pembukaan kegiatan Pra-TMMD ke-110 di depan SDN Manune, Senin (15/2) siang.

Letkol Roni menjelaskan, gedung ruang kelas darurat itu dibangun atas inisiatif kepala desa dan warga setempat guna mendekatkan pelayanan di bidang pendidikan kepada masyarakat. Namun, setelah dibangun sejak 2014 hingga memasuki usia ketujuh di tahun 2021 ini, kondisinya masih tetap dalam keadaan darurat, bahkan sangat memprihatinkan.

“Sudah beberapa kali kita ajukan melalui musrenbang kabupaten tapi sampai dengan tahun lalu juga belum terealisir,” jelasnya.

Menyinggung terkait pemanfaatan, lanjut Letkol Roni, SDN tersebut selama ini digunakan oleh anak-anak dari dua dusun, yakni Dusun Bokon dan Dusun Audiak. Jumlah siswa sebanyak 90 orang.

Mengenai tenaga pendidik, Letkol Roni menyebutkan, status sekolah tersebut oleh Pemkab TTU sudah ditetapkan menjadi sekolah dasar negeri dengan tenaga pendidik berstatus PNS sebanyak tiga orang dan guru PTT.

“Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu sangat mengapresiasi dan memberi ucapan terima kasih kepada TNI khususnya bantuan dari Kodim 1618/TTU dan bersama dengan pemda khususnya Dinas PMD yang sudah membangun gedung kelas di SDN Manune melalui program TMMD,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top