Pemkot Kupang Siapkan ‘Amunisi’ untuk Perang Lawan Covid-19 Rp 5 Miliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Kupang Siapkan ‘Amunisi’ untuk Perang Lawan Covid-19 Rp 5 Miliar


ILUSTRASI. Tim Satgas Kota Kupang saat melakukan operasi penertiban PPKM pada Januari 2021 lalu dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pembatasan kegiatan masyarakat. Langkah ini akan ditingkatkan dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat hingga tingkat RT/RW. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkot Kupang Siapkan ‘Amunisi’ untuk Perang Lawan Covid-19 Rp 5 Miliar


Biayai Operasional Posko Tingkat Kota Hingga Kelurahan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, Herman Man dalam sebuah diskusi bersama Forum Academia NTT (FAN) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) beberapa malam lalu mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan ‘mempersenjatai’ aparat ditingkat kelurahan hingga RT/RW untuk berperang melawan pandemi Covid-19 yang terus meningkat. Yang dimaksud dengan mempersenjatai adalah membekali Satgas yang akan dibentuk di tingkat kelurahan hingga RT/RW dengan alokasi anggaran yang cukup agar dapat bekerja maksimal memerangi pandemi Covid-19 ini.

Terkait hal ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jemi Didok mengatakan, untuk maksud tersebut, pihaknya akan membentuk posko khusus dimulai dari tingkat kota hingga ke kelurahan. Dan amunisi atau kebutuhan anggaran untuk operasional posko tersebut sesuai perhitungan sekira Rp 5 miliar lebih.

Jemi merinci, dari total dana tersebut, untuk pembentukan posko di 51 kelurahan di Kota Kupang anggarannya sebesar Rp 4 miliar. Posko tingkat Kota anggarannya sebebsar Rp 765 juta, dan posko di 6 kecamatan sebesar Rp 333 juta.

“BPBD hanya menyesuaikan dengan Dinas Kesehatan dan juga RSUD S. K. Lerik. BPBD bertanggung jawab untuk penanganan di posko, dimana untuk posko tingkat Kota Kupang terdiri dari beberapa OPD, TNI/Polri, dan jajaran lainnya. Jadi di posko memang lintas sektor dan bertugas untuk beberapa kegiatan,” kata Jemi Didok.

Dia menjelaskan, nanti masing-masing posko dengan uraian tugasnya. Misalnya tim Posko tingkat Kota Kupang bertugas melakukan edukasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan, dan juga melakukan operasi agar masyarakat taat terhadap edaran Wali Kota Kupang.

Jemi Didok menyebutkan, anggaran untuk posko tingkat kota itu diperuntukan untuk transportasi, belanja makan-minum di posko, patroli, sosialisasi penerapan protokol kesehatan, dan lainnya.

BACA JUGA: Wawali Kupang: Angka Sementara Refocusing Anggaran Rp 52 Miliar

BACA JUGA: Perang Melawan Covid-19, Pemkot Kupang akan ‘Persenjatai’ RT-RW

“Termasuk juga untuk melakukan koordinasi, pelaporan dan lainnya. Jadi benar-benar semuanya siap untuk siaga penuh, dan berkoordinasi dengan semua pihak,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire mengatakan, Pemkot Kupang telah melakukan refocusing anggaran yang akan digunakan sampai pada tingkat kelurahan, RT/RW.

“Untuk itu, diharapkan anggaran yang nantinya akan diberikan, dapat dimanfaatkan secara baik. Karena anggaran yang dikucurkan cukup besar, dan akibat dari refocusing adalah banyak program dan kegiatan yang dipending sementara. Tentunya upaya pemerintah melakukan refocusing anggaran ini harus berhasil dalam menekan angka dan pencegahan Covid-19,” kata Diana.

Diana menjelaskan, pada pembahasan anggaran murni 2021, Dinas Kesehatan tidak mengusulkan anggaran untuk penanganan Covid-19, dan itu sangat disayangkan.

“Karena dengan tidak ada penganggaran secara khusus, dapat kita lihat hasilnya sekarang, angka terus bertambah. Sekarang dianggarkan untuk Dinas Kesehatan dari refocusing dengan anggaran yang besar pula, maka tentu harus ada strategi dan jabaran penggunaan anggaran secara terperinci yang bisa menekan angka Covid-19 ini,” katanya.

Diana menilai, Dinas Kesehatan lalai karena tidak melakukan prediksi sebelumnya bahwa angka Covid-19 di Kota Kupang akan naik secara signifikan seperti sekarang ini. “Mestinya ada antisipasi sejak awal termasuk antisipasi penggunaan anggaran untuk kegiatan dan program penanganan Covid-19,” pungkasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top