Percepat Pencairan Dana Desa, Dinas PMD Rakor dengan Camat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Percepat Pencairan Dana Desa, Dinas PMD Rakor dengan Camat


RAKOR. Kadis PMD Rote Ndao, Yames Therik (depan, tengah) saat memimpin rakor percepatan pencairan dana desa tahap pertama, di aula Dinas PMD Rote Ndao, Rabu (17/2). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Percepat Pencairan Dana Desa, Dinas PMD Rakor dengan Camat


BA’A, TIMEXKUPANG.com—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh camat, Rabu (16/2). Rakor ini untuk membahas percepatan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2021. Selanjutnya mempercepat proses pencairan tahap pertama.

Dalam rakor itu, selain camat, Dinas PMD juga menghadirkan Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) di setiap kecamatan. Camat dihadirkan karena dianggap bisa membantu melalui pendampingan terhadap desa.

“Ia, kami gelar rakor untuk mempercepat penetapan APBDes, agar pencairan Dana Desa tahap pertama tidak terlambat,” kata Yames M.K. Therik, Kepala Dinas (PMD) Kabupaten Rote Ndao, saat dikonfirmasi Timor Express, Rabu (17/2).

Yames mengaku, untuk pencairan dana desa tahap pertama sudah terlambat. Hal ini disebabkan oleh keterlambatan desa dalam menyusun dan menetapkan APBDes.

Terhadap evaluasi Rencana Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) Kadis Yames, mengatakan, akan dilakukan pada tingkat kecamatan. Bahkan tahap penyesuaian RAPBDes, sebelum ditetapkan sebagai APBDes pun demikian, yang akan dibantu dengan tim dari Dinas PMD.

“Semua dilakukan di tingkat kecamatan, dan dibantu tim dari kabupaten,” kata Yames. Ia mengaku hal tersebut merupakan kesepakatan yang diambil dalam forum rapat koordinasi.

Yames kemudian merinci data waktu yang diberikan kepada semua desa untuk berpacu dalam mempersiapkan dokumen perencanaan. Dengan rentang waktu hanya dalam bulan Februari ini.

Proses penyesuaian, sebagaimana hasil kesepakatan, demikian Yames, ditetapkan untuk selesai pada 24 Februari. Kemudian tanggal 25 – 27 Februari adalah proses posting APBDes dalam aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

“Tanggal 27 Februari, dilakukan penetapan Peraturan Desa (Perdes) APBDes secara serentak,” kata Yames, dengan mengatakan, bagi Kepala Desa yang terlambat dalam proses yang telah disepakati, akan diberi sanksi.

Rakor tersebut dihadiri tiga camat dari 11 Kecamatan di Rote Ndao. Ketiga camat tersebut adalah, Camat Lobalain, Nusry Zacharias, Camat Rote Timur, Refly D. S. Therik, dan Plt. Camat Rote Barat, Olens Ndun.

Sementara Kecamatan lainnya, selain Kepala Seksi Pemerintahan, hadir mewakili camat adalah, Rote Tengah, Rote Barat Daya, Landu Leko. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top