Penuhi Panggilan Jaksa, Ali Antonius Didampingi 4 Pengacara Kawakan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penuhi Panggilan Jaksa, Ali Antonius Didampingi 4 Pengacara Kawakan


PENUHI PANGGILAN. (Dari kiri) Pengacara Fransisco Bernando Bessi, Ali Antonius, Yohanis D. Rihi, Nixon Mesakh, dan Philipus Fernandes, saat menemui penyidik Kejati NTT, Kamis (18/2). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Penuhi Panggilan Jaksa, Ali Antonius Didampingi 4 Pengacara Kawakan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Penasehat Hukum (PH) tersangka Agustinus CH Dula yang adalah mantan Bupati Manggarai Barat (Mabar), Ali Antonius memenuhi panggilan jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan saksi palsu, Kamis (18/2).

Tiba di Kantor Kejati NTT, nampak Ali Antonius didampingi empat orang pengacara kawaka di NTT, yakni Philipus Fernandes, SH., Fransisco Bernando Bessi, SH, MH, CLA., Yohanis D. Rihi, SH., dan Nixon Mesakh, SH.

Ali Antonius mulai diperiksa pada pukul 10:30 Wita. Upaya memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut merupakan yang kedua kalinya. Pada panggilan pertama melalui PH, diminta untuk ditunda karena alasan kelelahan.

Fransisco Bernando Bessi kepada TIMEXKUPANG.com mengaku klien sekaligus senior advokatnya itu dimintai keterangannya terkait dugaan pemberian keterangan palsu di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang dengan tersangka ZDJ dan FH.

BACA JUGA: Asik Ngopi Sore di Rumah PH, Penyidik Kejati NTT Amankan 2 Saksi Kasus Tanah Labuan Bajo

Kedua tersangka telah ditahan karena diduga melanggar pasal 21 Undang-undang Tipikor tentang upaya menghalang-halangi proses penyidikan.

“Dugaan keterangan palsu ini awalnya diduga terjadi saat tersangka memberikan keterangan pada sidang praperadilan yang digugat tersangka Bupati Mabar. Praperadilan ini, Pak Antonius yang dampingi sehingga turut dimintai keterangannya,” katanya.

Ditambahkan, sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, kliennya sangat kooperatif ketika mendapat panggilan dari penyidik.

Untuk diketahui, kedua tersangka sempat diamankan tim penyidik Kejati NTT di rumah Ali Antonius di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), dan diduga menjadi aktor intelektual dalam memberikan keterangan palsu.

Selain Ali Antonius, turut dimintai keterangan sebelumnya yakni, Agustinus CH Dula dan istri serta Ferdi Adu. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top