Lupa Matikan Tungku Saat ke Gereja, Rumah Milik Warga Nagekeo Ludes Terbakar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lupa Matikan Tungku Saat ke Gereja, Rumah Milik Warga Nagekeo Ludes Terbakar


ILUSTRASI. Peristiwa kebakaran di Kabupaten Malaka beberapa waktu lalu. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Lupa Matikan Tungku Saat ke Gereja, Rumah Milik Warga Nagekeo Ludes Terbakar


MBAY, TIMEXKUPANG.com-Nasib naas menimpah salah satu warga di Kabupaten Nagekeo. Rumah milik Daminaus Woti, warga RT 05, Dusun 02, Desa Focolodorawe, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, ludes dilalap si jago merah, Minggu (21/2) sekira pukul 10.50 wita. Diduga kebakaran itu dipicu api yang lupa dipadamkan si empunya sebelum meninggalkan rumahnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Iya benar, kejadian kebakaran itu kemarin hari Minggu (21/2) sekitar jam 10:50 Wita. Menurut pengakuan yang punya rumah, sumber apinya berasal dari tungku yang lupa dipadamkan,” ungkap Kepala Desa Focolodorawe, Bruno Kewa, kepada media ini, Senin (22/2).

Bruno menyebutkan, saat kejadian, yang ada di dalam rumah hanya Damianus Woti yang dalam keadaan sakit, sementara isteri dan anaknya ke gereja mengikuti misa. Sayangnya mereka pergi dengan meninggalkan api yang masih dalam keadaan menyala di tungku.

“Waktu kejadian juga suasana di sekitar rumah lagi sepi karena orang semua pergi gereja jadi tidak sempat memberikan pertolongan,” kata Bruno.

Sementara itu, Piter Mite, Sekretaris Desa Focolodorawe, menyampaikan bahwa pasca kejadian pihak Pemerintah Desa Focolodorawe langsung menyiapkan laporan bencana ke Dinas Sosial maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo untuk mendapatkan bantuan.

“Pasca rumahnya terbakar Damianus bersama anak isterinya untuk sementara waktu mengungsi ke rumah orang tuanya. Kami sedang menyiapkan laporan bencana ke Pemda,” tutupnya. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top