Selain Nurdin Abdullah, 5 Orang Ini Diduga Ikut Diamankan KPK | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Selain Nurdin Abdullah, 5 Orang Ini Diduga Ikut Diamankan KPK


Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah. (FOTO: Fajar)

PERISTIWA/CRIME

Selain Nurdin Abdullah, 5 Orang Ini Diduga Ikut Diamankan KPK


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Jenderal Sudirman Makassar, Sabtu dini hari (27/2/2021).

Selain Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. beberapa orang dikabarkan ikut diamankan KPK. Penangkapan ini berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan No : Sprin.Lidik-98/01/10/2020.

Dalam kegiatan OTT itu, tim KPK diduga ikut mengamankan lima orang lainnya yang terkait dengan Nurdin Abdullah. Lima orang yang diduga turut diamankan Tim KPK itu, yakni:

  1. Agung Sucipto (Kontraktor, 64 Tahun)
  2. Nuryadi (Sopir Pak Agung, 36 Tahun)
  3. Samsul Bahri (Adc Gubernur Sulsel, Polri,  48 Tahun)
  4. Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan)
  5. Irfandi (Sopir Edy Rahmat)

Adapaun barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu  satu koper yang berisi uang sebesar Rp 1 miliar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Tim KPK kemudian langsung membawa  Nurdin Abdullah  dan lima orang ini ke Jakarta setelah sebelumnya dilakukan rapid antigen di salah satu klinik di Makassar.

BACA JUGA: KPK OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Langsung Dibawa ke Jakarta

Sebelumnya Juru Bicara (jubir) Nurdin Abdullah, Veronica Miranty yang coba dikonfirmasi tak menjelaskan secara pasti perihal peristiwa tersebut.

Tabe.. sejauh ini kami belum bisa mengonfirmasi hal ini sekrang. Secepatnya akan kami kabari apabila sudah terima informasi,” katanya melalui pesan WhatsApp ke awak media, Sabtu (27/2/2021).

Terpisah, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (27/2/2021) dini hari.

“Tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di sulawesi  selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” kata Fikri saat dikonfirmasi pagi tadi.

Pihaknya meminta publik untuk menunggu pengumuman resmi dari pimpinan KPK soal kasus tersebut. “Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” sebutnya. (msn/fajar)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top