Bupati Matim Luncurkan Kampung Tangguh, Camat: Borong Terbanyak Kasus Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Matim Luncurkan Kampung Tangguh, Camat: Borong Terbanyak Kasus Covid-19


TABUH GONG. Bupati Matim, Agas Andreas menabuh gong dalam seremoni launching Kampung Tangguh Nusantara di di Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Matim, Jumat (26/2). Tampak Wakapolres Matim, Kompol Ahmad, dan Camat Borong, Maria A. Yarini Gagu. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati Matim Luncurkan Kampung Tangguh, Camat: Borong Terbanyak Kasus Covid-19


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, me-launching Kampung Tangguh Nusantara di Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Jumat (26/2). Kampung Tangguh ini dibentuk atas semangat koloboratif Polri, TNI, Pemerintah dan masyarakat, yang bertujuan untuk melawan penyebaran pandemi Covid-19.

Kegiatan launching itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Agas dan pengguntingan pita oleh Wakapolres Matim, Kompol Ahmad, SH. Hadir dalam kesempatan itu Camat Borong Maria A. Yarini Gagu, sejumlah pimpinan OPD, sejumlah lurah, pejabat dan anggota dari Polres Matim serta Koramil Borong, dan tokoh masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi dibentuknya Kampung Tangguh ini. Jumlah kasus terpapar Covid-19 di Matim, terus bertambah. Dibentuknya posko Kampung Tangguh ini untuk menekan lajunya penyebaran Covid-19,” ujar Bupati Agas.

Menurutnya, desa dan kelurahan perlu memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman penyebaran Covid-19. Serta mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak tersebut. Kampung Tangguh menekankan peran serta dan kesukarelaan masyarakat.

Bupati Agas mengatakan, sesuai namanya, keberadaan Kampung Tangguh ini harus benar-benar menjadi pelopor masyarakat. Agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Di kampung tangguh ini, tidak sembarang orang dapat masuk, karena protokol kesehatan benar-benar diterapkan di sini. Artinya kalau masuk di wilayah ini, harus mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Bupati Agas menekankan agar tidak boleh main-main dengan wabah Covid-19. Semua harus bergandengan tangan untuk bahu-membahu memutus rantai penyebaran Covid-19. Tentu ini salah satu yang menjadi fokus dalam Kampung Tangguh, agar secara mandiri dapat tangguh di bidang kesehatan, sosial ekonomi, keamanan, dan informasi.

BACA JUGA: Cegah Covid-19, Selama 2020 Polda NTT Resmikan 21 Kampung Tangguh

“Sebenarnya di tahun 2020 sudah dibentuk posko Kampung Tangguh Nusantara. Namun ketika berlakunya new normal, peluncuran posko Kampung Tangguh ini ditiadakan, dan status Kabupaten Matim saat itu sedang dalam zona hijau,” beber Bupati Agas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Agas meminta para kepala desa dan Lurah untuk mengaktifkan kembali posko pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayahnya masing-masing, memonitor dan mempersiapkan tempat untuk isolasi mandiri. Dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, maka angka penularan menjadi berkurang.

“Saya berharap kepada Camat, Desa, Kelurahan, pihak TNI dan Polri, untuk sama-sama mengawal dan menjaga penyebaran Covid-19 agar kasus penularannya menjadi berkurang,” pintanya.

Sementara Camat Borong, Maria A. Yarini Gagu, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa data gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Matim, sampai 20 Febuari 2021, jumlah yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Borong mencapai 122 orang. Jumlah ini baik yang sudah sembuh maupun yang masih menjalani perawatan di shelter maupun isolasi mandiri.

Dijelaskan, dari jumlah tersebut, kasus Covid-19 terbanyak ada di Kelurahan Rana Loba, dengan 62 kasus. Menyusul Kelurahan Satar Peot dengan 32 kasus, Kelurahan Kota Ndora (17 kasus), Desa Nanga Labang (17 kasus), dan Desa Benteng Riwu (1 kasus).

“Dari data tersebut menunjukan Kecamatan Borong sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Kabupaten Matim. Sehingga disini perlu segera dibuat posko desa dan kelurahan untuk menangani pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk kampung tangguh yang kita launching hari ini (26/2) merupakan kerjasama Polri, TNI, Pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Maria pun terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan. “Mari sukseskan program ini secara bersama, lakukanlah dengan jujur dan benar,” harap Maria. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top