Wakil Ketua DPRD Sumba Timur: Semua Masyarakat Diurus, tapi Pakai Antre | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Wakil Ketua DPRD Sumba Timur: Semua Masyarakat Diurus, tapi Pakai Antre


Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Umbu Kahumbu Nggiku. (FOTO: ISTIMEWA)

Advetorial

Wakil Ketua DPRD Sumba Timur: Semua Masyarakat Diurus, tapi Pakai Antre


TIMEXKUPANG.com-Drs. Kristofel Praing, M. Si dan David Melo Wadu, ST resmi menjadi pemimpin baru di Kabupaten Sumba Timur. Sejumlah harapan perubahan sudah menanti pasangan KP – DMW ini.

Harapan itu juga datang dari Wakil Ketua DPRD Sumba Timur Umbu Kahumbu Nggiku yang menginginkan adanya perubahan lebih baik ke depan. “Kita berharap pemimpin baru ini membawa Sumba Timur lebih baik. Bukan hanya masyarakat, tapi kami sebagai wakil rakyat juga berharap perubahan yang lebih baik,” katanya kepada Timor Express di Kupang usai hadir dalam acara pelantikan.

Diakunya banyak yang memberikan ucapan selamat kepada kedua dan pada umumnya masyarakat menyambutnya secara antusias melalui berbagai media yang ada.

“Ibarat bak penampung, ucapan ini sudah meluap. Mulai sekarang bukan selamat lagi yang kita berikan, tapi memberikan masukan agar keduanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kami wakil rakyat sebagai mitra akan selalu mengingatkan untuk menjaga amanah rakyat ini dengan baik,’ ujarnya. Demikian pula dari fungsi dan tugas kami sebagai anggota dewan secara professional kami tetap lakukan itu yakni fungsi pengawasan,” sambungnya.

Kepada bupati dan wakil bupati, ia menyarankan agar agar tidak hanya fokus dalam penanganan Covid-19 karena masih banyak persoalan yang melanda masyarakat.

“Kalau kita cermati di Sumba Timur, kasus prioritas itu bukan hanya Covid-19. Ada kasus lain seperti kasus belalang, hama babi. Hama babi ini sangat berbahaya bagi ekonomi masyarakat,” katanya. Untuk Covid-19 kita wajib menjalankan Protokel Kesehatan, tapi persoalan mendasar jangan dilupakan,” sambung dia.

BACA JUGA: KP-DMW Resmi Pimpin Sumba Timur, Mari Bersatu untuk Sumba Timur

Persoalan lain yang dia soroti adalah masalah bibit dan pupuk untuk petani. Selama ini, persoalan ini tidak pernah selesai. Ia mencontohkan pembagian bibit dan pupuk. “Petani sudah selesai tanam, baru bibit datang. Petani sudah mau panen baru pupuk tiba. Ini kejadian hampir tiap tahun. Ini persoalannya dimana?,” tanya dia lagi. Setiap tahun masalahnya sama, bibit dan pupuk. Demikian juga Alsintan,” sambung Umbu lagi.

Dia berharap, dengan hadirnya Kris Praing dan David Wadu bisa mengurai masalah ini sehingga petani tidak lagi mengalami hal serupa setiap tahun.

“Saya sangat optimistis karena keduanya mampu. Saya sangat mendukung keduanya dan Pak Kris Praing mau menunjukan siapa dia. Dan kami sebagai partai pendukung berdiri total di belakangnya agar bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani setiap tahunnya,” tegasnya.

Menjawab pertanyaan agar bupati dan wakilnya kembali menyatukan kembali masyarakat akibat adanya perbedaan pilihan politik, menurutnya, perbedaan politik yang berakibat adanya pengkotak-kotakan adalah hal biasa dalam politik. Namun ia menjamin bahwa semua masyarakat tetap diurus oleh bupati dan wakil bupati. Dengan skala prioritas antara pendukung dan yang bukan pendukung.

“Ini kan jabatan politis, yang mana yang menjadi prioritaskan akan dipilah. Ini ibaranya kalau kita antri di Apotik, siapa yang duluan di loket dia yang pertama diurus, yang datang kemudian bukan tidak diurus, tetap diurus tapi pakai sistem antri. Dalam politik itu sah,” demikian kata Umbu Kahumbu Nggiku. (yoppylati)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top