Seorang Lansia di TTU Tewas Tertimpa Tembok Rumah Ambruk | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Seorang Lansia di TTU Tewas Tertimpa Tembok Rumah Ambruk


EVAKUASI. Tim dari Polsek Insana Utara bersama masyarakat setempat mengevakuasi korban tertindih runtuhan tembok rumahnya di Desa Fafinesu C, Kecamatan Insana Fafinesu. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Seorang Lansia di TTU Tewas Tertimpa Tembok Rumah Ambruk


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Seorang warga lanjut usia (Lansia), asal Desa Loel, RT 08/RW 04, Desa Fafinesu C, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditemukan tewas tertimpa tembok rumah miliknya yang ambruk, Selasa (2/3) malam.

Korban yang diketahui bernama Simon Seu, 81, tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh anak kandungnya, Bernadus Poni dan istrinya Elisabeth Suni.

Sesuai data yang berhasil dihimpun Timor Express, korban selama ini tinggal sendirian di rumah miliknya. Bangunan rumah itu diketahui sudah berusia puluhan tahun.

Korban ditemukan tewas saat anak dan menantunya datang ke rumah korban. Sesampai di rumah korban, mereka melihat pintu rumah dalam keadaan tertutup.

Kemudian, mereka melihat ke samping rumah korban yang sudah dalam keadaan roboh ke bagian dalam kamar tidur. Bernadus mendapati korban sudah tertindih material tembok dan dalam keadaan meninggal dunia.

Sang anak kemudian memanggil istrinya dan meminta bantuan tetangga untuk membantu mengevakuasi korban. Dari keterangan warga diperkirakan kejadian pada Selasa (2/3) sekitar pukul 23.00 Wita.

Kapolsek Insana Utara, Ipda Dominggus Duran Kepada Timor Express, Rabu (3/3) membenarkan adanya kabar duka tersebut.

Dikatakan, setelah mendapat laporan, Ia bersama tim langsung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian korban. Selain itu, pihaknya juga telah mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum at repertum.

“Dari hasil olah TKP, rumah korban tersebut sudah dibangun sejak tahun 1973 dan tidak terawat karena korban tinggal seorang diri saja. Saat itu, terjadi hujan angin yang besar dan kencang. Sedangkan kondisi rumah korban sudah rusak parah,” ungkap Dominggus. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top