SMPN 4 Langke Rembong KBM Virtual, Kasek Resman: Supaya Ada Feedback | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

SMPN 4 Langke Rembong KBM Virtual, Kasek Resman: Supaya Ada Feedback


KBM DARING. Kasek SMPN 4 Langke Rembong, Resman Wenseslaus Yan bersama Wakasek Antonius Paulo Riberu ikut memantau kegiatan virtual meeting, antara guru IPA Fisika dan siswa Kelas IX, Jumat (5/3). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

SMPN 4 Langke Rembong KBM Virtual, Kasek Resman: Supaya Ada Feedback


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Pandemi Covid-19 yang belum berakhir berimbang ke sektor pendidikan. Sekolah-sekolah terpaksa harus menerapkan sistem pembelajaran dari rumah (BDR). Ada yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online atau daring, ada yang masih mengandalkan cara di luar jaringan (Luring), yakni tugas diberikan guru ke murid/siswa lalu dikerjakan, setelah selesai diantar kembali ke gurunya.

Di SMP Negeri 4 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai misalnya, sekolah berupaya keras agar meski belajar secara daring, namun ada interaksi antara guru dan murid. Caranya dengan virtual meeting memanfaatkan aplikasi forum messenger WhatsApp Group (WAG).

Dalam aplikasi baru yang dibuat sekolah yang beralamat di Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, itu, siswa mengikuti KBM cukup dari rumah namun dibentuk kelompok. Sementara guru dari sekolah. Materi pelajaran dikirim melalui aplikasi edmodo.

“Kalau sebelumnya, kita hanya gunakan aplikasi edmodo untuk KBM. Sekarang, supaya ada feedback, kita buat aplikasi messenger WhatsApp Group,” ujar Kepala SMPN 4 Langke Rembong, Drs. Resman Wenseslaus Yan, kepada Timor Express di ruang kerjanya, Jumat (5/3).

Resman mengatakan, sebelum dilaksanakan virtual meeting, setiap siswa sudah menerima materi pelajaran dari guru mata pelajaran. Mendukung itu, setiap guru mata pelajaran membuat video berisi penjelasan dari materi pelajaran yang ada. Video itu akan diedit dan dimasukkan dalam channel Youtube milik sekolah.

“Kemudian link Youtube itu dibagikan kepada para siswa melalui aplikasi Edmodo untuk siswa bisa belajar dari rumah. Kemudian siswa mengerjakan LKP yang ada. Setelah itu, kalau ada hal yang belum dimengerti oleh siswa terhadap materi pelajaran, itu dapat ditanya ke guru saat menggunakan aplikasi forum messenger WhatsApp Group,” jelas Resman.

Resman menyebutkan, total siswa di sekolah itu, mulai dari kelas VII hingga IX berjumlah 636 orang. Tentu tempat tinggal mereka tersebar di sejumlah titik dalam wilayah kecamatan Langke Rembong. Saat pelaksanaan KBM secara daring, setiap titik para siswa membentuk satu kelompok belajar. Ada juga koordinator kelompoknya.

Semua kebijakan KBM secara daring, kata Resman, diambil mengingat kondisi Manggarai yang masih ada penularan Covid-19. Sehingga belum memungkinkan bagi anak sekolah melakukan pembelajaran tatap muka.

Resman berharap, guru dan siswa memanfaatkan aplikasi itu dengan baik. “Sejak pandemi covid-19, kita laksanakan KBM itu secara daring. Tentu selain mencegah pandemi Covid-19, sistem KBM tetap berjalan untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri,” kata dia.

Wakasek yang juga Kaur Kurikulum SMPN 4 Langke Rembong, Antonius Paulo Riberu, menambahkan, sebelum menggunakan aplikasi forum Messenger WhatsApp Group, pihaknya mencoba dengan menggunakan berbagai aplikasi, seperti Zoom Meeting, Google Meet, dan aplikasi lainya.

Namun setelah dicermati dengan baik dari semua aplikasi yang ada, pihaknya lebih memilih aplikasi Messenger WatsApp Group. Aplikasi tersebut dipilih karena lebih bersahabat untuk para siswa dan guru. Dimana, penggunaan kuota internet paling hemat dibandingkan menggunakan aplikasi lainnya.

“Memang dalam menggunakan aplikasi ini ada kendala dimana terkait jaringan internet, tapi bisa diatasi. Kuoto internet untuk aplikasi forum Messenger WatsApp Group, tidak sampai 300 MB dengan durasi waktu 2 jam. Dalam virtual meeting, bisa diikuti oleh banyak kelompok belajar,” kata Antonius.

Terpantau, Jumat (5/3) sekira pukul 10.00 Wita, salah satu guru mata pelajaran IPA Fisika, Fransiskus Nguru, S.Pd, di salah satu ruangan kelas melakukan virtual meeting dengan aplikasi forum Messenger WatsApp Group bersama tiga kelompok siswa kelas IX di sekolah itu. Kegiatan itu dipantau langsung oleh Kepsek Resman dan Wakasek, Antonius.

Menggunakan laptop, guru Nguru bisa berkomunikasi langsung dengan 176 siswa di kelas IX. Tampak siswa yang berseragam lengkap SMP, begitu aktif menanyakan hal-hal berkaitan dengan materi pelajaran. Siswa yang mengikuti dalam bentuk kelompok, cukup dengan menggunakan HP android, (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top