Tak Lolos Skrining, Sejumlah Lansia di Oebobo Belum Bisa Ikut Vaksin | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tak Lolos Skrining, Sejumlah Lansia di Oebobo Belum Bisa Ikut Vaksin


SUNTIK VAKSIN. Kepala Puskesmas Oebobo, dr. Sartje Nubatonis menerima suntikan vaksin dari salah satu vaksinator di Puskesmas Oebobo, Sabtu (6/3). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tak Lolos Skrining, Sejumlah Lansia di Oebobo Belum Bisa Ikut Vaksin


51 Orang Jalani Penyuntikan Vaksin Covid-19 di Puskesmas Oebobo

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 51 orang yang terdiri dari warga lanjut usia dan pelayan publik di Kota Kupang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Oebobo, Sabtu (6/3). Pelayanan vaksinasi ini dipantau langsung Camat Oebobo, Matheos Maahuri.

Kepala UPT Puskesmas Oebobo, dr. Sartje Nubatonis mengatakan, sebanyak 60 orang datang menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap kedua hari pertama di Puskesmas Oebobo.

Sartje menjelaskan, setelah melalui skrining, ada beberapa orang lansia yang tidak bisa divaksin karena memiliki tekanan darah tinggi atau hypertensi dan faktor lainnya. Oleh karena itu, kata dr. Sartje, para lansia yang tak lolos skrining ini diberi waktu untuk pengobatan, selanjutnya akan dievaluasi oleh Puskesmas, barulah diberi suntikan vaksin.

“Dari 60 orang yang datang ke Puskesmas Oebobo, yang lolos skrining sebanyak 51 orang, terdiri dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, dan lansia,” ungkap dr. Sartje.

Menurut dr. Sartje, awalnya mereka menargetkan melayani 30 orang. Namun karena antusias yang baik dari masyarakat, jumlahnya naik hingga terdata 60 orang. Dari jumlah itu, yang lolos skrining ada 51 orang, sehingga langsung menerima suntikan pertama program vaksinasi tahap kedua ini.

Dokter Sartje menyebutkan, kuota vaksin yang diberikan Dinas Kesehatan kepada Puskesmas Oebobo sebanyak 540 dosisi. Jumlah ini diperuntukan bagi lansia sebanyak 400 dosis, Kepala SD se-Kota Kupang sebanyak 100 dosis, pegawai kantor Pengadilan Negeri Kupang (20 orang), dan Kejaksaan Tinggi NTT (20 orang).

Sartje menyampaikan bahwa, untuk pelayanan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Oebobo, jadwalnya setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, dimulai dari jam 09.00 Wita.

“Jadi kalau nantinya vaksin yang diberikan dari Dinas Kesehatan sudah selesai digunakan untuk melayani masyarakat, nantinya pihak Puskesmas membuat laporan dan mengajukan permintaan ke Dinas Kesehatan agar mendistribusikan vaksin tambahan,” kata dr. Sartje.

Dengan jumlah dosis yang diberikan, demikian dr. Sartje, Puskesmas Oebobo menargetkan pada akhir Maret 2021 nanti sudah selesai disuntikan ke para penerima vaksin.

Dengan jumlah vaksinator sebanyak lima orang, dr. Sartje yakin target itu bisa terwujud. Paling penting adalah tahapan skrining harus dilakukan secara baik, karena lansia sebagai penerima vaksin harus dipastikan aman dan memenuhi syarat untuk divaksin.

Sementara itu, Camat Oebobo, Matheos Maahuri menjelaskan, di wilayah Kecamatan Oebobo, ada 2 puskesmas, yaitu Puskesmas Oebobo dan Oepoi.

“Kemarin saya turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Oebobo, dan semuanya berjalan lancar. Diharapkan semua masyarakat khususnya lansia, pelayan publik, agar dapat menggunakan kesempatan ini untuk menerima vaksin,” harap Matheos.

Matheos meminta masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk melindungi diri dan juga orang lain, terutama orang-orang terdekat. “Mari bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19, untuk menjaga kesejahteraan dan kesehatan,” pintanya.

Matheos Maahuri juga mengajak masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Oebobo agar tetap taat dan mengikuti protokol kesehatan. 5M tetap dijalankan, karena setelah menerima vaksin, semua masyarakat harus tetap melakukan upaya-upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan melakukan 5M. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top