Kantor Polres Matim Belum Bisa Dibangun Tahun Ini, Begini Penjelasan Kapolres | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kantor Polres Matim Belum Bisa Dibangun Tahun Ini, Begini Penjelasan Kapolres


Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kantor Polres Matim Belum Bisa Dibangun Tahun Ini, Begini Penjelasan Kapolres


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Rencana Polres Manggarai Timur (Matim) membangun kantor baru, di Golo Karot, Kelurahan Rana Loba, Kota Borong, terpaksa belum bisa diwujudkan tahun ini. Pasalnya dana pembangunan Mapolres tersebut terbentur anggaran yang di-refocusing.

Sebagaimana diketahui, Mapolres Matim ini akan dibangun di atas lahan seluas 4,8 hektare dengan alokasi anggarai senilai Rp 7,9 miliar. Anggaran itu untuk keperluan membangun tiga dari 34 item pekerjaan yang ada dalam maket. Misalnya pembangunan gedung kantor Mapolres, rumah jabatan (Rujab) Kapolres dan Rujab Wakapolres.

“Iya benar, tidak jadi dibangun. Itu karena ada refocusing anggaran sebagai dampak pendemi Covid-19,” ujar Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, kepada TIMEXKUPANG.com di ruang kerjanya, Jumat (5/3) petang.

Hampir semua anggaran untuk program pembangunan fisik tahun 2021, batal dijalankan dengan alasan yang sama, yakni refocusing anggaran. Di Provinsi NTT, dari sejumlah Polres yang baru dibentuk, hanya Polres Malaka yang tidak terkena refocusing anggaran.

Dengan refocusing ini, lanjut Nugroho, pembangunan gedung Mapolres Matim, baru bisa dilaksanakan pada 2022 mendatang. Tender perencanaan sudah dilakukan, dan nanti saatnya tinggal kegiatan lelang konstruksi. Semuanya dilakukan oleh Polda NTT. Tentu untuk pihak rekanan, siapa saja bisa ikut karena terbuka untuk semua melalui aplikasi online.

“Kita mendorong kontraktor lokal yang memenuhi syarat, untuk bisa mengikuti tender. Lahan yang sudah disediakan 4,8 hektare, kita sudah bersihkan dengan alat berat,” kata Nugroho.

BACA JUGA: Rp 7,9 Miliar Bangun Mapolres Matim, Kapolres: Tinggal Konstruksi

Kapolres Nugroho menambahkan, Pemkab Matim berencana menghibahkan anggaran untuk pembangunan kantor satu atap di lahan milik Polres Matim. Kantor tersebut nanti untuk kepentingan pelayanan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Matim yang membutuhkan pelayanan semua perizinan dari Polisi.

Misalnya Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan kehilangan, izin keramaian, pengaduan masyarakat, dan perizinan lainnya. Estimasi biaya untuk gedung kantor satu atap tersebut sekira Rp 2,1 miliar.

“Konsultan sudah gambar dan buat perencanaan. Termasuk fasilitas pendukungnya. Tergantung Pemda Matim, hibah ini dalam bentuk uang atau barang jadi. Kalau anggaran dari Polri untuk bangun Mako belum jadi tahun ini, harapanya dana hibah dari Pemda Matim ini, biasa teraliasi,” harapnya.

Kapolres Nugroho menyatakan, jika Pemkab Matim belum sanggup karena APBD juga di-refocusing, itu tidak menjadi soal. Sehingga nanti dengan adanya markas dan kantor satu atap di Polres Matim, dipastikan pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan lagi.

Untuk sementara, kata Nugroho, kantor Polres Matim masih mengontrak gedung Hotel Mario Borong. Dia juga menyampaikan informasi, bahwa dalam waktu dekat, Polres Matim akan menggelar pelayanan SIM keliling di Matim, dimana akan berkoordinasi dengan Polres Manggarai.

“Kita koordinasi karena Polres Matim belum punya mobil pelayanan SIM keliling, sehingga rencananya kita pinjam milik Polres Manggarai. Kita belum tentukan tempatnya dimana saja. Biaya operasional untuk kegiatan SIM keliling ini besar, tapi yang pasti kami akan laksanakan kegiatan ini. Kami berharap masyarakat bisa ikut dan melengkapi persyaratan,” pungkasnya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top