Bernadus Sau Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Hutan, Diduga Tersambar Petir | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bernadus Sau Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Hutan, Diduga Tersambar Petir


EVAKUASI. Tim Dari Satreskrim Polres TTU saat mengevakuasi korban yang ditemukan tewas di Kampung Aijaomnanu, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Senin (8/3). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Bernadus Sau Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Hutan, Diduga Tersambar Petir


Keluarga Terima Kematian Korban Sebagai Musibah

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Warga Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tewas tergeletak di tengah hutan Kampung Aijaomnanu, Senin (8/3).

Sosok korban yang diketahui bernama Bernadus Sau, 60, itu merupakan warga Fatualam, RT 004/RW 002, Desa Lapeom, Kecamatan Insana Barat, diduga kuat tewas karena tersambar petir.

Menurut pengakuan saksi Leonardus Nubatonis, bahwa pada Senin (8/3) sekira pukul 13.00 wita, dirinya berangkat dari rumah dengan tujuan mencari sapi miliknya yang dilepas di areal kampung Aijaomnanu itu.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), Leonardus melihat ada seseorang dalam keadaan tertelungkup. Dari ciri-ciri fisik yang ia lihat pertama kali, Leonardus mengira sosok tersebut adalah Kornelis Misa.

Namun, karena masih ragu dengan penemuannya itu, Leonardus kemudian mendatangi Ketua RT 18, Desa Tublopo guna memberitahukan kejadian tersebut. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan kabar duka tersebut kepada Ketua RT 01 Desa Lapeom.

Setelah itu, saksi Leonardus bersama Ketua RT 8 Desa Tublopo dan masyarakat bersama-sama ke rumah Kornelis Misa untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Setelah tiba di rumah Kornelis Misa, ternyata yang dicari itu sedang berada di Kota Kefamenanu.

“Kami datang ke TKP ternyata yang meninggal adalah Bernadus Sau bukan Kornelis Misa sehingga kejadian tersebut kami laporkan ke kantor Polres TTU untuk ditindaklanjuti,” jelas Leonardus.

Sementara, Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas ketika dikonfirmasi Timor Express, Senin (8/3) membenarkan kabar duka tersebut.

Dikatakan, pihak Kepolisian dipimpin Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Alif Sujud Yulamlam telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kematian korban.

Dari hasil investigasi awal, korban di duga meninggal dunia karena tersambar petir. Keluarga korban, kata Nelson, menerima kematian itu sebagai musibah dan menolak memuat laporan polisi.

Selain itu, kata Nelson, pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan pemeriksaan secara medis, baik pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam (otopsi), serta membuat surat penolakan dilakukan otopsi.

“Benar, ada penemuan mayat di Desa Tublopo. Tim dari Satreskrim Polres TTU sudah turun ke TKP dan olah TKP, namun pihak keluarga menolak untuk proses hukum dan menerima kematian korban sebagai musibah,” jelasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top