BPS NTT Nobatkan Tiga Instansi Jadi Penyelenggara Statistik Sektoral Terbaik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BPS NTT Nobatkan Tiga Instansi Jadi Penyelenggara Statistik Sektoral Terbaik


POSE BERSAMA. Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus (kiri) pose bersama pejabat yang mewakili Kantor BPAD NTT, Ronny Mayopu (tengah) dan pejabat yang mewakili Kanwil DJPb Provinsi NTT, Nur Arifin (kanan) usai penyerahan piagam penghargaan, Senin (8/3). (BORGIAS KOLO/TIMEX)

Advetorial

BPS NTT Nobatkan Tiga Instansi Jadi Penyelenggara Statistik Sektoral Terbaik


Kanwil DJPB, BPAD dan PLN NTT

KUPANG, TIMEXKUPANG.com- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, Senin (8/3) menyerahkan piagam penghargaan untuk tiga lembaga yakni Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb), Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) dan PLN wiLayah NTT. Piagam penghargaan dari BPS NTT keketiga instansi ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya sebagai penyelenggara statistik sektoral terbaik tahun 2021 tingkat Provinsi NTT.

Pemberian piagam penghargaan kepada ketiga instansi di level Provinsi NTT ini dilakukan Kepala BPS NTT usai pembukaan rapat teknis daerah BPS se-Provinsi NTT yang berlangsung secara virtual di Aula Lantai II Kantor BPS NTT kemarin. Terpantau, tampak piagam penghargaan dimaksud hanya diterima oleh dua pejabat yang hadir mewakili instansinya.

Masing-masing, Nur Arifin mewakili Kepala Kanwil DJPb NTT dan Ronny Mayofu mewakili Kepala BPAD Provinsi NTT. Sedangkan PLN Wilayah NTT tidak menerina penghargaannya karena tidak hadir dalam acara dimaksud.

Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang berlangsung kemarin sejatinya ada dua kegiatan yang secara bersamaan. Dua kegiatan dimaksud yaitu Rapat Teknis Daerah BPS se-NTT dan Konsultasi Serentak Daerah Terkait PDRB menurut pengeluaran demi mewujudkan diskrepansi 0 (nol) sebagai wujud penjamin kualitas sesuai harapan pimpinan.

“Pada kesempatan ini, izinkan saya melaporkan beberapa hal yaitu Satu Data Indonesia dan pembinan statistik sektoral di NTT, kemajuan reformasi birokrasi pada zona integritas BPS Provinsi NTT. Termasuk rencana kerja dan matriks kegiatan pada tata kelola dan nomenklatur baru,” jelas Darwis Sitorus.

Menurut Kepala BPS NTT, dalam berbagai forum yang membahas perencanaan dan kebijakan, BPS Provinsi NTT berupaya senantiasa mengambil peran. Saat ini, jelasnya, BPS NTT sementara memantaskan diri agar BPS dapat menjadi mitra bagi pemerintah daerah dan pendukung kebijakan sekaligus pembina statistik sektoral sebagai jawaban atas kebermanfaatan BPS dalam peningkatan pelayanan statistik yang lebih berkualitas.

BPS Provinsi NTT, jelas Darwis Sitorus, memokuskan pada pemenuhan kebutuhan data bagi pengambilan kebijakan pada lembaga pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam rangka percepatan untuk mewujudkan sembilan agenda perubahan atau Nawacita Presiden sekaligus merealisasikan visi dan misi institusi BPS.

“Harapan besarnya yaitu dapat memperluas sepak terjang BPS dalam meningkatnya pemanfaatan atas kesediaan data statistik yang berkualitas bagi perencanaan pembangunan dan memacu terselenggaranya statistik Sektoral yang mandiri sesuai Norma, standar, prosedur dan kriteria yang berlaku,” ujar Kepala BPS NTT.

Dikatakan, BPS Provinsi NTT saat ini sementara berkiprah dalam membangun keterlibatan seluruh elemen dalam mewujudkan kedaulatan data yang bersumber dari desa, satu data dari desa yang merupakan wujud sinergi dan kolaborasi BPS dengan pemerintah daerah dan institusi terkait. Caranya yaitu memanfaatkan teknologi informasi yang sedang dikembangkan bersama yakni sistem informasi manajemen data atrategis atau SI MANDATARIS yang secara filosofi berarti yang mendapatkan amanat atau pemangku amanat yang bersifat wajib atas perintah dan penugasan dalam mewujudkan NTT satu data dan Satu Data Indonesia.

“Di tengah-tengah kita juga telah hadir pula tiga instansi yang pada kesempatan ini akan dinobatkan sebagai penyelenggaraan Statistik Sektoral Terbaik di Provinsi NTT. Ini adalah wujud apresiasi BPS atas penyelenggaraan kinerja dan peran serta Institusi Statistik Sektoral yang positif dalam membangun kedaulatan data menuju satu data Indonesia,” tegasnya.

Reformasi Birokrasi yang bertemakan Penguatan Statistik Sektoral NTT, menurut Darwis Sitorus, menjadi agenda penting pada rapat teknis daerah kemarin. Agenda tersebut sebagai momentum percepatan pembangunan zona integritas yang tidak hanya dilaksanakan di BPS Provinsi NTT saja. Namun beberapa BPS kabupaten/kota pun telah menapaki jalan perubahan yang sama.

“Kami berkomitmen untuk senatiasa melakukan pembinaan ASN BPS se-NTT agar memiliki karakter sebagai pekerja keras. Reformas birokrasi tidak dapat berdiri sendiri karena sangat terkait pula dengan perbaikan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh setiap ASN. Meskipun saat ini kita dihadapkan pada pandemi dan perkembangan dunia yang serba sulit diterka dan selalu berubah, situasi yang disebut oleh para ahli sebagai VUCA world (Volatile, Uncertainty, Complexity and Ambiguity),” katanya.

Dirinya berharap agar layanan BPS Provinsi NTT selama ini dapat menepis anggapan bahwa pelayanan pemerintah lama, berbelit-belit dan tidak transparan meskipun dalam masa pandemi yang belum berkesudahan. “Dalam Rapat Teknis Daerah ini diharapkan seluruh Satker BPS kabupaten/kota se-NTT dapat menjawab tantangan dalam mewujudkan satkernya menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani,” katanya.

Kunci yang paling efektif untuk mewujudkan impian tersebut, jelasnya yakni adanya komitmen dan upaya dalam mengombinasikan perbaikan sarana dan prasarana dengan memanfaatkan kemajuan perkembangan teknologi informasi, serta mulai terbiasa mendokumentasikan setiap gerak langkah dan kiprah positif BPS dalam meningkatkan kualitas, peran dan pelayananya bagi publik.

“Karena itu, pada kesempatan ini saya pun berharap agar setiap pimpinan satker BPS mampu menjadi role model dalam mewujudkan pembangunan zona integritas yang diselenggarakan oleh ASN modern yang memiliki pola pikir untuk berkinerja tinggi, dan selalu memberikan pelayanan terbaik dengan budaya layanan yang dilaksanakan sepenuh hati,” tandasnya. (ogi/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top