Kasus Baru Covid-19 Varian B117 Ditemukan di 4 Provinsi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kasus Baru Covid-19 Varian B117 Ditemukan di 4 Provinsi


Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (kanan) saat mendampingi Presiden Jokowi. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

NASIONAL

Kasus Baru Covid-19 Varian B117 Ditemukan di 4 Provinsi


Pasien Sembuh, Semua Kontak Erat Negatif

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengumumkan pasien yang terpapar SARS-CoV-2 jenis B.1.1.7 (B117) atau varian baru.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, ada empat orang yang terkonfirmasi terpapar virus korona varian baru tersebut.
Empat orang itu berasal dari Palembang (Sumatera Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), Medan (Sumatera Utara), dan Kalimantan Selatan. Untuk provinsi yang disebut terakhir, Menkes tidak menyebutkan kotanya. Dia hanya menjelaskan, identifikasi tersebut merupakan hasil kerja sama laboratorium Kemenkes dan Kemenristek/BRIN. Empat orang itu dinyatakan positif Covid-19 pada waktu yang berbeda.

Pasien dari Palembang diketahui positif pada 11 Januari. Kasus di Kalimantan Selatan terkonfirmasi positif pada 6 Januari. Lalu, kasus di Balikpapan terkonfirmasi pada 12 Februari, dan Medan pada 28 Januari.

”Mereka sudah sembuh dan keluar dari rumah sakit,” kata Budi. Sebagai tindak lanjut, Kemenkes melakukan surveilans di kota masing-masing yang terdapat kasus varian baru. Lalu, dilakukan tes terhadap kontak erat pasien.

Budi juga memaparkan hasil tindakan dua kasus varian baru di Karawang yang datang dari Arab Saudi. Semua orang yang melakukan kontak erat dengan dua orang tersebut sudah dites dan hasilnya negatif.

Budi mengapresiasi sistem karantina untuk penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Berkat isolasi yang mereka lakukan, dua orang yang baru datang dari Arab Saudi itu tidak keluar dari bandara. Karena menunjukkan gejala, mereka langsung dikirim ke rumah sakit.

Dalam kesempatan lain, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan, virus baru itu memang lebih cepat menular. Namun, tidak lebih mematikan daripada virus sebelumnya. ”Mutasi pada tanduk mengakibatkan virus lebih mudah masuk ke sel sasaran,” ujarnya. Karena itu, Nadia mengimbau masyarakat agar semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) belum mengetahui pasti varian baru virus Covid-19 atau B117 di Sumut. Meski begitu, masyarakat diminta tidak panik. ’’Mungkin saja (B117), tapi sejauh ini belum ada informasi,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan saat dihubungi Sumut Pos via telepon tadi malam.

Menurut Alwi, pihaknya akan terus memantau perkembangan varian baru Covid-19 itu. Pemantauan dilakukan dengan mengamati penyakit pada warga yang terindikasi terinfeksi Covid-19. Jika ada indikasi B117, tentu ada upaya pencegahan yang terukur. ’’Upaya mencegah persebaran virus korona ya tetap dengan protokol kesehatan Covid-19,’’ sebutnya. (lyn/dee/tau/wan/ris/c19/c7/oni/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top