Tiga Unit Rumah Milik Beatu Koli Ludes Dilalap Si Jago Merah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiga Unit Rumah Milik Beatu Koli Ludes Dilalap Si Jago Merah


KEBAKARAN. Tiga unit rumah milik Biatu Koli, warga di RT 02/RW 01, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, TTU ludes dilalap si jago merah, Senin (8/3) pagi. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tiga Unit Rumah Milik Beatu Koli Ludes Dilalap Si Jago Merah


Pemicu Kebakaran Diduga karena Arus Pendek

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak tiga unit rumah milik Biatu Koli, Warga RT 02/RW 01, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Ludes dilalap si jago merah, Senin (8/3) pagi sekira pukul 10.00 Wita.

Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 80.000.000.

Sesuai data yang berhasil dihimpun Timor Express, peristiwa kebakaran tersebut bermula saat istri korban Yohana Biin, melihat sumber api muncul dari dapur. Mengetahui api yang makin membesar melalap rumah yang terbuat dari bahan lokal, dirinya lalu berupaya mengevakuasi suaminya, Biatu Koli, yang tengah sakit dan sedang tertidur.

Menurut Yohana, saat itu dirinya hanya berhasil menyelematkan suaminya yang tengah menderita sakit sehingga tak berhasil mengamankan harta benda dan surat berharga lainnya di dalam rumah itu.

Masyarakat setempat sempat berupaya memberi pertolongan, namun kobaran api yang terus membesar membuat warga kesulitan melakukan pemadaman sehingga dalam sekejab tiga unit rumah milik korban ludes dilalap si jago merah.

Kerugian yang timbul akibat peristiwa kebakaran tersebut antara lain, 4 buah tempat tidur, 2 buah lemari makan dan lemari pakian berserta isinya, 1 buah meja makan, reciever, parabola, 50 batang balok, kartu PKH, serta surat-surat penting lainnya. Kerugian dalam peristiwa tersebut ditaksasi mencapai Rp 80.000.000.

“Ada tiga unit rumah yang terbakar, antara lain satu rumah tinggal ukuran 8×7 meter, satu rumah adat ukuran 4 x 4 meter, dan satu rumah dapur ukuran 4 x 6 meter. Semua beratap daun serta dinding kayu dan bebak,” beber Yohana.

Sementara, Kapolsek Biboki Anleu, Iptu Kristian Kase, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran disebabkan karena korsleting listrik.

“Benar, kebakaran terjadi sekira pukul 10.00 Wita. Upaya pertolongan dilakukan bersama warga setempat tidak berhasil karena api dengan begitu cepat melalap seluruh bangunan dan isi rumah yang terbuat dari bahan material lokal,” ungkap Iptu Kristian.

Iptu Kristian mengatakan, korban saat ini diungsikan ke rumah keluarga yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran itu. Bahkan, korban juga sudah mendapatkan bantuan bahan makanan dari pemerintah desa setempat. “Pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait peristiwa ini,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU, Yosefina Lake ketika dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya membenarkan adanya peristiwa kebakaran rumah warga yang terjadi di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu.

Dikatakan, pihaknya telah memonitor ke lokasi bencana guna melihat langsung kondisi bangunan rumah warga yang hangus terbakar akibat kebakaran itu.

Selain itu juga, lanjut Yosefina, pihaknya akan mengirim bantuan tanggap darurat kepada korban musibah kebakaran itu berupa sembako dan bahan bangunan.

“Kita akan droping bantuan tanggap darurat kepada korban bencana kebakaran itu. Kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu korban tersebut,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top