Bupati Sikka dan Masyarakat Nelle Tanam 2.700 Tanaman Komuditi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Sikka dan Masyarakat Nelle Tanam 2.700 Tanaman Komuditi


BUDIDAYA TANAMAN KOMUDITI. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bersama masyarakat melakukan penanaman sebanyak 2.700 jenis tanaman komoditi di Desa Manubura, Kecamatan Nelle, Sabtu (13/3). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati Sikka dan Masyarakat Nelle Tanam 2.700 Tanaman Komuditi


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bersama masyarakat Kecamatan Nelle melakukan penanaman sebanyak 2.700 jenis tanaman komoditi di Desa Manubura, Sabtu (13/3).

Jenis tanaman komuditi yang ditanam tersebut diantaranya, Kakao Hibrida F1 sebanyak 2.000 pohon yang diberikan oleh Markus Dua, Kepala Bidang pada Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, cengkeh sebanyak 200 pohon dan vanili sebanyak 500 pohon.

Kegiatan penanaman itu dihadiri Camat Nelle, Even Edo Meko dan sejumlah kepala desa se Kecamatan Nele. Masing-masing pejabat baik bupati maupun camat dan kepala desa wajib menanam satu pohon cengkeh, kakao dan vanili. Sementara yang lainnya langsung ditanami masyarakat.

“Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan oleh segenap warga masyarakat bersama Pemerintah kecamatan dan dihadiri oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Tanaman ini diharapkan dapat mendukung tingkat perekonomian masyarakat,” jelas Camat Nelle, Even Edo Meko di Desa Manubura, Sabtu (13/3).

Semua pohon yang telah ditanam, kata Even, wajib bagi masyarakat untuk merawat dan membudidayakannya. Tanaman ini akan membantu perekomomian warga masyarakat. Jika warga membudidayakan tanaman vanili maka dipastikan ekonominya akan terbantu karena harga koomoditi tersebut sangat menjanjikan.

“Tanaman vanili akan sangat membantu perekonomian warga, apalagi saat ini harga vanili meningkat drastis, ini yang menguntungkan masyarakat,” ujar Even.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa tanaman vanili di NTT merupakan salah satu komuditi yang mampu meningkatkan ekonomi warga. Jika itu dibudidayakan secara menyeluruh oleh warga masyarakat, maka dipastikan ada perubahan ekomomi warga. Vanili dengan kualitas terbaik saat ini, lanjut Bupati yang akrab disapa Robi itu hanya berada di Kabupaten Sikka dan Alor.

“Jika seluruh warga atau para petani membudidayakan vanili, maka dipastikan ekonomi warga akan meningkat. Apalagi harganya saat ini terus meningkat. Oleh karena itu masyarakat wajib merawat dan mebudidayakan vanili,” pinta Robi.

Penanaman 500 pohon vanili untuk wilayah Desa Manubura, demikian Robi, merupakan titik awal pengembangan atau budidaya komuditi ini, yang dimulai dari Kecamatan Nelle. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top