Mobil Pikap Terjun ke Jurang 40 Meter, Begini Nasib 7 Penumpangnya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Mobil Pikap Terjun ke Jurang 40 Meter, Begini Nasib 7 Penumpangnya


LAKALANTAS. Mobil pikap Suzuki Carry dengan nomor polisi EB 9008 HD yang dikemudikan Benyamin Minggu terjun bebas ke jurang di Jalan Nangaroro-Maunori, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Senin (15/3). Tujuh penumpang dan pengemudinya berhasil dievakuasi ke Puskesmas Nangaroro. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Mobil Pikap Terjun ke Jurang 40 Meter, Begini Nasib 7 Penumpangnya


MBAY, TIMEXKUPANG.com-Sebuah mobil pikap yang memuat tujuh orang penumpang mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di ruas jalan Nangaroro-Maunori, Kabupaten Nagekeo, tepatnya di Desa Tonggo, Kecamatan Nangaroro, Senin (15/3) siang sekira pukul 12:45 Wita.

Mobil pikap merk Suzuki Carry berwarna hitam dengan nomor polisi EB 9008 HD yang dikemudikan Benyamin Minggu, warga Desa Udiworowatu itu terjun bebas ke jurang sedalam lebih kurang 40 meter. Beruntung tujuh penumpang ditambah pengemudi mobil itu luput dari maut.

Kapolsek Nangaroro, Iptu Sudarmin Syafrudin melalui Kanit Intel, Aipda Yohanes Bhara menjelaskan bahwa mobil pikap yang dikemudikan Benyamin dengan membawa isterinya itu bergerak dari arah Nangaroro menuju Maunori.

Saat tiba di Woewutu, Benyamin bersama isterinya itu bertemu dengan enam orang siswa SMKN 1 Nangaroro yang baru pulang dari sekolah. Keenam siswa yang diketahui berasal dari Tonggo dan Podenura itu kemudian ikut menumpang mobil yang dikemudikan Benyamin.

Ketika melanjutkan perjalanan, saat di lokasi kejadian, diduga Benyamin tak mampu mengendalikan mobil tersebut sehingga keluar jalur dan masuk ke jurang.

“Untuk sementara diduga penyebabnya adalah pengendara tidak bisa mengendalikan mobilnya. Karena pas di tempat kejadian kondisi jalanya rusak jadi sopir tidak bisa atur arah laju mobil yang kemudian terjun bebas ke jurang,” tutur Aipda Yohanes Bhara.

Menurut Aipda Yohanes, setelah menerima informasi adanya Lakalantas tersebut, mereka langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi para penumpang dan pengemudi ke Puskesmas terdekat.

“Saat ini semua penumpang termasuk sopir sudah dilarikan ke Puskesmas Nangaroro untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Aipda Yohanes Bhara. Sementara itu, mobil naas tersebut hingga berita ini di-publish belum berhasil dievakuasi dari TKP. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top