Pantau Try Out SMP di Matim, Ini Permintaan Bupati Agas ke Kadis Kominfo dan PPO | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pantau Try Out SMP di Matim, Ini Permintaan Bupati Agas ke Kadis Kominfo dan PPO


PANTAU TRY OUT SMP. Bupati Matim, Agas Andreas didampingi Sekertaris Dinas PPO, Rofinus Hibur, Kepala SMPN 1 Borong, Stefania Bate Ledo meninjau pelaksanaan try out dalam rangka menghadapi asesmen nasional siswa SMP di SMPN 1 Borong, Selasa (16/3). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

Pantau Try Out SMP di Matim, Ini Permintaan Bupati Agas ke Kadis Kominfo dan PPO


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur Matim), menyelenggarakan try out Ujian Sekolah Berbasis Digital (USBD) pada 137 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah itu. Try out ini berlangsung selama dua hari, yakni Senin (15/3) dan Selasa (16/3).

Sebagaimana terpantau TIMEX pada try out hari kedua, Selasa (16/3), sekira pukul 09.30 Wita, Bupati Matim, Agas Andreas ikut memantau pelaksanaan kegiatan itu di SMP Negeri 1 Borong.

Bupati Agas didampingi Sekertaris Dinas PPO Matim, Rofinus Hibur, Kasat Pol PP, Yohanes Syukur, Kadis Kominfo Boni Sai, dan Kadis Perhubungan Gaspar Nanggar.

Rombongan Bupati diterima Kepala SMPN 1 Borong, Stefania Bate Ledo, S.Ag. Bupati Agas kemudian meninjau pelaksanaan try out USBD di dua ruang berbeda, dan melihat peserta yang tengah serius mengerjakan soal-soal dalam layar komputer.

“Kalian (Siswa, Red) harus bisa kerjakan soal dengan benar. Harus semangat. Supaya saat mengikuti Asesmen Nasional (AN) nanti, kalian bisa lebih percaya diri dan hebat. Teruslah belajar, biar hasilnya nanti sangat memuaskan,” ujar Bupati Agas memotivasi peserta try out di SMPN 1 Borong.

Bupati Agas juga meminta Kadis Kominfo Boni Sai untuk memperkuat jaringan internet di sekolah itu. Sementara terhadap Kadis PPO, Bupati Agas meminta agar memenuhi kebutuhan sekolah dalam hal fasilitas pendukung pelaksanaan ujian berbasis digital. “Kepada pihak sekolah, supaya terus memberikan latihan dalam menghadapi AN,” pesan Bupati Agas.

Sekertaris Dinas PPO Matim, Rofinus Hibur kepada TIMEX di sela-sela kegiatan pemantauan itu menjelaskan, try out yang dilaksanakan selama dua hari itu bertujuan mempersiapkan siswa dan sekolah menghadapi ujian nasional yang sekarang telah diganti dengan AN pada April 2021.

Rofinus menyebutkan, siswa SMP di Matim yang mengikuti try out pada 137 SMP/MTs sebanyak 6.777 orang. “Hari ini (Selasa, 16/3, Red) kegiatan try out hari terakhir. Sebelumnya masing-masing sekolah telah melaksanakan simulasi. Try out ini juga melatih peserta menghadapi AN dengan tetap berbasis digital yang dijadwalkan pada 12-15 April 2021. Rencananya, nanti juga di tingkat sekolah dasar (SD) akan laksanakan ujian berbasis digital,” jelas Rofinus.

Rofinus mengatakan, selain menggunakan komputer atau PC, dalam try out ini siswa bisa juga menggunakan smartphone atau HP android dan laptop. “Kita bersyukur, dalam try out hari pertama, Senin (15/3), semua sekolah tidak ada kendala. Hanya sedikit terkendala soal jaringan internet. Namun semua proses berjalan dengan aman,” terang Rofinus.

Kepala SMPN 1 Borong, Stefania Bate Ledo mengatakan, pelaksanaan try out berbasis digital di sekolahnya selama dua hari berjalan aman. Jumlah peserta try out sebanyak 230 orang. Semuanya menggunakan komputer yang disediakan sebanyak 80 unit. Rinciannya sebanyak 40 unit milik sekolah, dan lainnya komputer pinjaman.

“Ada dua ruangan yang kita gunakan. Semestinya kita bisa pakai lebih dari dua ruangan yang ada. Namun terkendala jaringan. Karena kita di sini pakai jaringan wifi internet bantuan Dinas Kominfo Matim dengan kekuatan 6 MBPS. Kalau kita mau pakai tambah di ruangan lain, maka kekuatan wifi untuk jangkauan internetnya harus ditambah,” ungkap Stefania.

Dikatakan, dengan kapasitas internet yang terbatas, terpaksa pihaknya melaksanakan try out dengan menyediakan dua ruangan, dan peserta dibagi dalam tiga sesi. Waktu yang dipakai dalam pelaksanaan try out itu 90 menit untuk tiga mata pelajaran dari total enam mata pelajaran. Stefania berharap, ada penambahan kapasitas jaringan di sekolah itu.

“Untuk try out hari pertama sampai saat ini tidak ada kendala. Berjalan mulus sesuai harapan. Menghadapi AN mendatang, para siswa di sini sudah siap,” katanya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top