Sedang Dinas Luar, Sekwan Minta Tunda Vaksinasi Anggota DPRD Rote Ndao | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sedang Dinas Luar, Sekwan Minta Tunda Vaksinasi Anggota DPRD Rote Ndao


PANTAU. Wabup Rote Ndao, Stefanus M. Saek (kanan) memantau pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di ruang TBUPP, Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (15/3). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sedang Dinas Luar, Sekwan Minta Tunda Vaksinasi Anggota DPRD Rote Ndao


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 22 dari 23 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao, yang harusnya menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 pada Senin (15/3) belum bisa terlaksana. Pasalnya, di hari pertama vaksinasi yang dilakukan secara terpusat itu, belum semua anggota DPRD berada di tempat. Terpaksa pelaksanaanya ditunda dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

Permintaan penundaan tersebut disampaikan langsung Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Rote Ndao, Benyamin Koamesah. Menurutnya, dari sasaran yang ditargetkan oleh Dinas Kesehatan sebagai pelaksana kegiatan, belum semuanya bisa menjalani. Sebab, hingga saat ini, dari 23 anggota DPRD, sebagiannya masih berada di luar daerah dalam rangka tugas dinas.

“Ia, dari anggota DPRD hari ini, Senin (15/3) belum bisa menjalani vaksinasi. Karena masih banyak yang saat ini sedang berada di Kota Kupang,” kata Benyamin Koamesah ketika dikonfirmasi Timor Express, Senin (15/3).

Benyamin mengatakan, total anggota DPRD Rote Ndao berjumlah 25 orang. Dua diantaranya telah menjalani vaksinasi pada pelaksanaan tahap pertama, sehingga tersisa 23 orang.

Benyamin menyebutkan, dua legislator yang sudah divaksin adalah Ketua DPRD, Alfred Saudila, dan wakil Ketua I, Yosia A. Lau. Kemudian, dari 23 orang anggota, satu diantaranya sedang terpapar Covid-19, sehingga hanya 22 orang anggota DPRD yang siap menjalani pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

“Hanya 22 dari 25 orang anggota dewan yang siap, karena dua dari tiga pimpinan sudah divaksin pada tahap pertama. Dan satu anggota sedang terpapar sehingga belum bisa divaksin saat ini,” katanya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, dr. Reby Riwu membenarkan adanya permintaan penundaan vaksinasi yang disampaikan Sekwan, Benyamin Koamesah.

“Iya, dari Sekwan minta untuk hari ini, Senin (15/3) ditunda dulu. Karena penerima vaksin belum lengkap, sehingga jadwalnya digeser ke hari Rabu (17/3),” kata dr. Feby Riwu saat dikonfirmasi TIMEX, di ruang Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), Senin (15/3).

Sebagaimana lampiran surat Sekretariat Daerah (Setda) Rote Ndao, bernomor: 440/211/DINKES. 3.1, tertanggal 10 Maret 2012, yang bersifat mendesak tersebut, menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi terhadap para pelayan publik. Dan Sekretariat DPRD bersama Inspektorat dijadwalkan kegiatan vaksinasinya pada Senin (15/3).

Sasaran vaksinasi untuk dua lembaga itu ditargetkan sebanyak 32 penerima, dimana selain jumlah anggota dewan, 8 penerima ditargetkan dari Inspektorat.

Namun karena adanya permintaan penundaan, sehingga melalui koordinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan, jumlah penerima vaksin yang tertunda dari lembaga DPRD, diganti melalui dua OPD, yakni Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) serta Bagian Hukum.

Jumlahnya mencapai 30 orang. Rinciannya dari Inspektorat 7 orang dari target 8 orang. Kemudian Dinas Nakertrans (7 orang), Dinsos (10 orang), dan 6 orang dari Bagian Hukum Setda Rote Ndao.

Eden Bell, Koordinator Pelaksana Vaksinasi, Dinas Kesehatan Rote Ndao, yang dikonfirmasi Timor Express, Selasa (16/3) menjelaskan, selain dilakukan di ruang TBUPP, kegiatan vaksinasi juga dilakukan secara bersamaan di dua ruangan lainnya, yakni di lobby lantai I, dilakukan oleh tim pertama. Tim ini telah memvaksinasi 40 orang dari empat instansi berbeda, masing-masing Pengadilan Negeri (14 orang), Kejaksaan Negeri (16 orang), Samsat (8 orang), dan BPJS (2 orang).

Sedangkan di tempat selanjutnya yang menjalankan di lantai III kantor tersebut, juga telah memvaksin sebanyak 40 orang yang berasal dari pihak kepolisian. Masih tersisa 11 orang dari total 51 orang yang terdaftar sebagai penerima vaksin tahap dua.

“Totalnya 110 orang yang menjalani vaksinasi Senin (15/3), dengan 11 vial yang berisikan 10 dosis. Jumlah ini akan terus bertambah pada pelaksanaan selanjutnya,” kata Eden.

Untuk diketahui, pelaksanaan vaksinasi secara terpusat di Kantor Bupati Rote Ndao, terbagi dalam tiga pos pelayanan. Sebanyak tiga tim yang disiagakan sebagai vaksinator, berasal dari Puskesmas Ba’a, Busalangga, dan Batutua. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini dipantau langsung Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Stefanus M. Saek. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top